Tips Silaturahmi Lebaran yang Aman saat Pandemi Covid-19 - Tugujatim.id

Tips Silaturahmi Lebaran yang Aman saat Pandemi Covid-19

  • Bagikan
Ilustrasi ibadah Hari Raya Idul Fitri bagi umat muslim. (Foto: Pexels) silaturahmi aman saat pandemi covid-19
Ilustrasi ibadah Hari Raya Idul Fitri bagi umat muslim. (Foto: Pexels)

Tugujatim.id – Silaturahmi merupakan kegiatan yang begitu wajib dilakukan saat lebaran, sebagai bentuk upaya melengkapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H dengan saling meminta maaf pada rekan, teman, kerabat, saudara atau orang tua kita. Namun, di saat pandemi Covid-19, kita agaknya perlu lebih cerdas mencari cara yang tepat untuk melakukan silaturahmi.

Selain agar terhindar dari Covid-19, upaya kita mencari cara aman untuk menjalankan silaturahmi juga merupakan bentuk kasih sayang kita pada keluarga agar mereka tetap sehat. Tugu Jatim berhasil merangkum 5 tips silaturahmi saat lebaran yang aman dari Covid-19. Apa saja? Berikut.

1. Menerapkan protokol kesehatan

Protokol kesehatan (prokes) merupakan bagian yang penting untuk diterapkan di semua lini kehidupan di masa pandemi Covid-19 ini. Prokes itu disusun menjadi 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. 5M itu merupakan syarat wajib yang perlu kita terapkan juga untuk bersilaturahmi, apabila datang ke rumah sanak saudara saat lebaran. Hal itu untuk menjaga kesehatan antara keluarga kita dan keluarga yang lain.

2. Telepon dan video call keluarga

Selain berkunjung dan bertemu secara tatap muka di rumah saudara, kita juga dapat menjalankan silaturahmi melalui telepon atau video call. Hal itu untuk menjaga diri dari bertambahnya angka kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Kita bisa memanfaatkan aplikasi seperti WhatsApp, Google Meet, Zoom Cloud Meeting, Skype, Telegram, dan lain sebagainya.

3. Bercengkrama melalui media sosial

Saling sapa dan berbagi foto melalui media sosial juga dapat dipakai untuk menjalankan silaturahmi di saat lebaran. Media sosial merupakan tempat bertemunya orang dari berbagai lokasi secara virtual, dalam jumlah yang banyak, yang tidak dapat ditampung oleh fasilitas seperti telepon. Kedekatan dapat terjalin tidak hanya dari tatap muka, namun teknologi virtual juga dapat mendekatkan orang yang ada di lokasi yang jauh. Betul ya?

4. Menyampaikan salam dan bertegur sapa memakai senyuman

Selain mendapat pahala karena termasuk dalam ibadah melalui senyuman, kita juga dapat memakai senyum untuk bertegur sapa dan mengurangi kontak sosial terkait pencegahan rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Senyum dapat dilakukan saat menjalin silaturahmi kala lebaran, bisa secara tatap muka dan virtual. Senyum merupakan simbol kebaikan, kebahagiaan dan kerendahan hati kita sebagai manusia untuk berbagi energi positif.

Biasanya, setelah menjalankan ibadah sholat idul fitri, tetangga dan kerabat dekat rumah akan saling berkunjung dan bertemu satu sama lain. Pada momen tersebut, setidaknya cara bertegur sapa dan menyampaikan salam memakai senyuman dapat menjadi langkah yang bijak.

5. Tidak berkumpul dalam waktu yang lama

Kalau menang terpaksa ingin bertemu keluarga yang lokasinya masih satu kota, kita bisa berkunjung dan bertatap muka, namun tetap membatasi durasi pertemuan agar tidak mengakibatkan bertambahnya kasus kenaikan angka penyebaran Covid-19. Paling tidak, bisa dilakukan selama 10-15 menit, dengan mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, mengobrol sembari menikmati suguhan keluarga, lantas dapat pamit untuk kembali menuju rumah.

Itulah 5 tips melakukan silaturahmi saat lebaran agar tidak menambah penyebaran Covid-19. Tetap terapkan prokes 5M, semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca.

  • Bagikan