Tito: Warga yang Terpaksa Keluar Kota Saat Libur Panjang Diminta Tes Swab Dulu

  • Bagikan
Mendagri Tito Karnavian antisipasi lonjakan virus corona saat libur panjang
Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan pers di Istana Negara, Senin (19/10/2020). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta – Pemerintah terus berupaya untuk menekan lonjakan penyebaran virus corona jelang libur panjang akhir Oktober nanti. Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar warga yang jika memang terpaksa harus keluar kota sebaiknya melakukan tes swab terlebih dahulu.

Hal tersebut disampaikan Tito usai rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (19/10/2020). Sebab, pihaknya tak ingin mobilitas masyarakat saat libur panjang justru membuat lonjakan penyebaran virus corona.

BANNER DONASI

Baca Juga: Prekuel Game of Thrones Akan Rilis Tahun 2022, Fokus ke Cerita Keluarga Targaryen

“Kalau seandainya akan keluar kota, yakinkan betul bahwa diri masing-masing, dan lakukan tes, tes PCR (Polymerase Chain Reaction.),” terang Tito.

Baru setelah melakukan serangkaian tes untuk mengetahui kondisi kesehatan dan dinyatakan negatif, baru warga tersebut bisa pergi keluar kota.

“Sehingga yakin bahwa dalam keadaan negatif. Jangan sampai menjadi penular bagi saudara-saudara kita. Orang tua kita, dan lain-lain,” imbuh mantan Kapolri tersebut.

Namun, pihaknya tetap mengatakan bahwa bepergian keluar kota sebaiknya dilakukan jika memang mendesak. Sebab, menurutnya hal terbaik yang dilakukan masyarakat adalah dengan cara melakukan kegiatan di rumah masing-masing.

Baca Juga: Jokowi: Vaksinasi Corona Jangan Dipelintir dan Jadi Pemicu Demo Seperti UU Cipta Kerja

“Bagi rekan-rekan yang daerahnya merah, rawan penularan, kalau memang bisa tidak pulang dan tidak berlibur, lebih baik mungkin mengisi waktu di tempat masing-masing. Beres-beres rumah atau tempat tinggal. Menikmati liburan bersama keluarga di kediaman masing-masing,” pungkas Tito. (gg)

  • Bagikan