• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tradisi Kenduri Lindungi Mata Air di Sumber Umbul Gemulo Kota Batu

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Featured, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Tepat di hari Jumat Kliwon bulan Suro, warga Dusun Cangar, Desa Bulukerto menggelar selamatan sumber air di Sumber Umbul Gemulo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (26/8/2021). Tradisi ini dilakukan dengan harapan besar agar sumber mata air ini terjaga hingga anak cucu mereka.

Di tengah sore yang hening dan gemericik suara mata air yang jernih, belasan warga dan tokoh desa setempat membawa aneka macam sesajen dan tumpeng lengkap dengan ayam tulak utuh. Mereka kemudian menuntaskan ritual dan doa-doa di pelataran depan sumber mata air.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

Mbah Tomo, sesepuh desa mengawali ritual dengan meletakkan sesajen dan dupa sembari merapal doa. Usai itu, dia memberi sepatah dua patah wejangan berkaitan tentang pentingnya sumber mata air ini untuk penghidupan banyak orang.

Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Ritual ditutup dengan makan bersama setelah memanjatkan doa bersama. Inilah yang disebut tradisi barikan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat mata air yang berlimpah.

Tokoh masyarakat Dusun Cangar, Sumartono (61), mengatakan, selamatan sumber ini dilakukan warga setahun 3 kali. Pertama di bulan ruwah untuk gadesa atau selamatan desa. Lalu, kedua di Bulan Suro dengan menggelar barikan.

”Lalu kita ada tambahan 1 momen lagi dengan cara selamatan sumber pada Hari Air Sedunia setiap tanggal 22 Maret,” terang Sumartono.

Selamatan ini, kata dia sudah rutin dilakukan sejak lama secara turun-temurun. Semua ini dilakukan sebagai komitmen warga untuk melindungi sumber mata air. ”Mata air adalah sumber penghidupan kita dan mutlak harus dijaga,” ujarnya.

Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Selamatan sumber di Umbul Gemulo, Bumiaji, Kota Batu sebagai wujud kepedulian menjaga mata air. (Foto-foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Melalui selamatan ini, warga juga berharap debit air di sumber Umbul Gemulo tetap deras mengalir dan menghidupi warga yang rata-rata bekerja sebagai petani.

Sementara itu, Koordinator Nawakalam Gemulo, Aris Faudin menambahkan, kawasan mata air Gemulo adalah kawasan yang harus dilindungi. Bahwa air dan manusia adalah 2 hal tak terpisahkan. Lewat tradisi ini, diharapkan dapat menebarkan kepedulian dalam menjaga sumber mata air.

Namun, lanjut Aris, Pemerintah baru-baru ini rupanya membuat Perda baru terkait rencana alih fungsi sumber. Kata dia, kebijakan revisi Ranperda RTRW Kota Batu menyebutkan bahwa wilayah kecamatan Bumiaji merupakan Bagian Wilayah Perkotaan III.

Jika itu benar terjadi, maka mengalami perubahan fungsi menjadi perdagangan jasa skala kota, wisata alam dan buatan, akomodasi wisata dan sentra industri kecil serta perumahan.

Kebijakan tersebut tidak sesuai dengan keadaan geografis Kecamatan Bumiaji yang menjadi jantung Kota Batu karena memiliki sumber mata air melimpah dan juga sebagai sumber mata air yang menghidupi masyarakat malang raya.

”Tentu kabar itu membuat kita ketar-ketir, karena jelas Raperda RTRW itu kembali akan mengancam keberlanjutan dan kehidupan sumber mata air yang ada di kecamatan Bumiaji. Jadi, kami warga akan terus mengawal perlindungan sumber air ini,” pungkas dia.

 

Tags: Batuberita batuberita Batu hari iniKota BatuMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Tempat wisata Bedugul, Bali, sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim) menparekraf sandiaga uno wisata vaksinasi

Menparekraf Sebut Tingkat Vaksinasi Dorong Percepatan Pembukaan Wisata

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID