TUBAN, Tugujatim.id – Di balik kerinduan yang membuncah dan pelukan hangat yang terjalin di momen Lebaran, ada denyut ekonomi yang bergerak cepat di kampung halaman. Tradisi mudik Lebaran yang saban tahun menjadi ciri khas Idulfitri, nyatanya membawa berkah tersendiri bagi daerah seperti Kabupaten Tuban.
“Alhamdulillah, kami patut bersyukur. Ini adalah tradisi luhur bangsa yang terus berlangsung setiap bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri,” tutur Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono.
Baca Juga: Ratusan Pemudik Balik ke Kota Nikmati Fasilitas Gratis Pemkab Tuban
Kembalinya para perantau itu tidak sekadar menjadi ajang reuni keluarga. Lebih dari itu, kehadiran mereka menjadi pemantik roda ekonomi daerah. Dalam rentang sepuluh hari terakhir, geliat ekonomi di Tuban terasa jauh lebih hidup dibanding hari-hari biasa saat mudik Lebaran.
“Lihat saja UMKM-UMKM kami, semuanya ramai. Hotel-hotel penuh, tempat wisata dipadati, warung-warung kuliner pun laris manis,” beber Joko Sarwono sembari menegaskan bahwa hal ini merupakan dampak nyata dari derasnya arus pemudik yang masuk ke Tuban.
Bagi Joko, para pemudik ini layak mendapat gelar pahlawan. Mereka bukan hanya membawa rindu, tapi juga membawa rezeki. Mereka adalah pahlawan ekonomi yang menghidupkan kampung halamannya sendiri.
“Orang-orang yang bekerja di luar kota, dari berbagai penjuru Indonesia, kembali ke akar—ke orang tua, keluarga, dan tanah kelahirannya,” ucapnya.
Kenaikan Ekonomi Capai 100 Persen
Lonjakan aktivitas ekonomi ini tidak main-main. Menurut dia, jika dibandingkan dengan hari-hari biasa, peningkatannya bisa mencapai 100 persen.
“Itu jelas terlihat. Bahkan kalau kami hitung potensi zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat dalam setahun saja, jumlahnya sudah lebih dari Rp200 miliar,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Tuban pun bergerak cepat. Demi menjamin kenyamanan dan keselamatan seluruh warga, berbagai instansi diterjunkan secara terkoordinasi.
“DLHP, satpol PP, dan Jasa Raharja sudah kami kerahkan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat selama Lebaran ini,” ucapnya.
Eks Kepala Bapedda dan Litbang Kabupaten Tuban ini menambahkan, momen mudik Lebaran seperti ini tidak hanya harus dinikmati, tapi juga dipersiapkan dengan baik.
“Kami perlu menyambut para pemudik ini dengan layanan terbaik. Mereka membawa berkah, jadi tugas kami memberi rasa aman dan nyaman selama mereka di sini,” jelasnya.
Lebih jauh, Joko juga mendorong agar interaksi antara masyarakat dan pelaku usaha terus diperkuat.
“Ekonomi lokal akan tumbuh jika ada jembatan yang menghubungkan pelaku usaha dengan masyarakat dan didukung fasilitas yang memadai dari pemerintah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








