News  

Truk Muatan Semen Mogok di Jembatan Ngantru Arah Bojonegoro-Ngawi Ditutup, Berikut Jalur Alternatif

Truk bermuatan semen yang menabrak Jembatan Ngantru Rabu (09/02/2021) pagi menyebabkan penutupan total pada jembatan. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebuah truk bermuatan semen mengalami kecelakaan di Jembatan Ngantru di Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Rabu (09/02/2021) pagi. Akibatnya, jembatan yang berada di jalan nasional penghubung Ngawi-Bojonegoro itu ditutup total.

Awalnya, ditempat kejadian, truk yang mengalami masalah pada mesin itu berjalan mundur, dan akhirnya menabrak jembatan sehingga jembatan mengalami kerusakan atau penurunan hingga kurang lebih 1 meter.

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengatakan, hingga siang hari, truk bermuatan semen itu masih berada di lokasi kerjadian, dan akan dilakukan evakuasi.

“Evakuasi dilakukan oleh Polres Ngawi, karena sudah masuk wilayah Kabupaten Ngawi,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Andik mengatakan, bagi pengguna jalan disarankan untuk melewati jalan alternatif sepanjang 2,17 kilometer yang bisa dilalui.

Bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari Bojonegoro menuju Ngawi bisa melewati pertigaan setelah toko “Tambal Ban dan Bengkel Bambang” sebelum Jembatan Ngantru.

Kemudian bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari Ngawi menuju Bojonegoro bisa melewati pertigaan Masjid Baitussalam sebelum Jembatan Ngantru.

“Yang bisa melewati jalur alternatif ini hanya kendaraan roda dua dan roda 4, seperti mobil pribadi. Sedangkan, untuk kendaraan besar lainnya bisa melewati Nganjuk atau Blora,” kata Andik.

Andik mengungkapkan, kerusakan Jembatan Ngantru selanjutnya akan dilakukan penanganan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional dengan memasang jembatan bailey (jembatan rangka baja ringan) sebagai pengganti jembatan sementara jembatan Ngantru sampai dengan proses perbaikan.

“Pemasangan akan dilakukan di sisi timur jembatan, dengan memakan waktu pemasangan kurang lebih 5 hari,” tuturnya.

Nantinya, jembatan bailey yang dipasang bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan bobot maksimal 8 ton.