TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura Tuban, tepatnya di Jembatan Sowan, Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebuah truk tronton dengan nomor polisi K-9808-OB diduga tercebur ke sungai setelah menabrak pagar jembatan pada Minggu (19/01/2025), sekitar pukul 23.00 WIB.
Insiden kecelakaan tunggal truk tronton ini mengakibatkan dua orang terluka dan kerusakan material yang cukup besar.
Baca Juga: Tembok RS Unej Roboh Lagi, Warga Keluhkan Lambannya Penanganan
Kanit Penegak Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono mengatakan, truk tronton yang dikemudikan Imam Doni Rosidi, 45, warga Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melaju dari arah barat ke timur.
Dalam perjalanan, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga kehilangan kendali saat mencoba menghindari sesuatu. Truk oleng ke kiri, menabrak pagar jembatan sisi utara, dan akhirnya jatuh ke sungai yang berada di bawah jembatan.
“Faktor utama kecelakaan ini adalah kurangnya konsentrasi pengemudi. Kondisi kendaraan yang melaju cukup cepat membuat truk sulit dikendalikan saat terjadi manuver mendadak,” ungkap Iptu Eko, Senin (20/01/2025).

Imam Doni Rosidi dan penumpangnya, Toni Hariyanto, 39, warga Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Keduanya segera dilarikan ke RSUD dr R. Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta. Pagar jembatan Sowan sisi utara mengalami kerusakan, sementara kondisi truk tronton mengalami kerusakan parah setelah terjun ke sungai.
Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim Cetak SDM Berkualitas, Tiga Doktor Pertama UIN KHAS Jember Diwisuda
Satlantas Polres Tuban telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengusut lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan. Petugas juga mengimbau para pengemudi yang melintas di jalur Pantura Tuban agar lebih berhati-hati dan menjaga konsentrasi, terutama di malam hari ketika kondisi jalan cenderung sepi.
“Jalur ini sering kali menjadi lokasi kecelakaan karena pengemudi lengah atau mengemudi dalam kondisi lelah. Kami harap pengemudi dapat lebih waspada demi menghindari kejadian serupa,” tambah Iptu Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








