TUBAN, Tugujatim.id – Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapatkan jatah empat Pendamping Haji Daerah (PHD). Empat petugas itu memiliki tugas dua bagian pelayanan, bimbingan ibadah, dan tenaga kesehatan.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban, Ashabul Yamin mengatakan bahwa pada 27 Februari akan ada tes tulis di Kanwil Kemenag Jatim. Sedangkan untuk pendaftaran ditutup pada 23 Februari kemarin. “Tesnya pada akhir bulan ini,” ucap Yamin, sapaan akrabnya.
Sementara itu, pembayaran atau pelunasan PHD dilakukan secara pribadi, tidak dianggarkan oleh pemerintah daerah. Biayanya sekitar Rp90.510.00.000. “Selama ini ya bayar sendiri. Pemerintah juga belum pernah menganggarkan,” terangnya.
Tahun sebelumnya, Tuban hanya mendapat satu jatah PHD. Kalaupun ada, kata dia, itu dari pendamping provinsi. “Kemarin pak Wabup (H Riyadi) itu,” pungkasnya.







