JEMBER, Tugujatim.id – Menjadi salah satu dari lima kabupaten terbesar di Jawa Timur, Jember terus membenahi diri dengan membangun Tugu Titik Nol Kilometer, yang terletak di pusat kota, tepatnya di depan Masjid Jami lama, sebelah Alun-Alun Kabupaten Jember.
Tugu Titik Nol Kilometer Jember berdiri di tengah Kota Karnival yang diresmikan langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, serta Ketua dan Wakil TP PKK Jember, Kamis (02/05/2024).
Berkat sumbangsih dari berbagai pihak dalam mewujudkan dan membangun Tugu Titik Nol Kilometer, Bupati Hendy mengucapkan terima kasih, khususnya kepada budayawan dan seniman yang telah mengusulkan sebelumnya, kepada Bupati Hendy.
Baca Juga: 2.000 Peserta Se-Indonesia Ramaikan Karnaval Jambore Nasional Sepeda Ontel Tua di Tuban
Mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk membangun tugu tersebut, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sejarah Jember. Khususnya terkait sejarah Bumi Pandhalungan. Nantinya, Tugu Titik Nol Kilometer dapat menjadi monumen yang dikenal secara turun temurun oleh masyarakat Jember.
“Kewajiban bagi pejabat Jember untuk mengenalkan beberapa titik bersejarah yang ada di Kabupaten Jember, salah satunya yaitu Tugu Titik Nol Kilometer,” ujar Bupati Hendy.
Melalui tugu tersebut, dapat mengingatkan pada penguatan identitas orang daerah yang bermukim dan lahir di Kabupaten Jember. Mengingat, Kabupaten Jember memiliki peninggalan sejarah serta kearifan lokal yang harus dijaga eksistensinya.
“Kabupaten Jember sangat banyak sekali peninggalan sejarah dan kearifan, seperti tradisi, adat budaya, dan tempat bersejarah yang harus dijaga keberadaannya,” jelas Bupati Hendy.
Baca Juga: Turnamen Voli Rektor Unim Mojokerto Cup 2024 Resmi Diputar Besok, Puluhan Tim Berebut Jadi Pemenang
Selain itu, Bupati Hendy berharap agar pembangunan Jember secara berkelanjutan dapat dilakukan bersama-sama sehingga Jember dapat mencapai kemakmuran dan kesejahteraan. Karena itu, melalui Tugu Titik Nol Kilometer bukan sekadar monumen yang berdiri dan memberikan nilai estetika, melainkan sebagai pengingat jati diri Kabupaten Jember.
Handy menegaskan, Tugu Titik Nol Kilometer yang telah disesuaikan fungsinya sebagai penanda wilayah Kabupaten Jember. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai titik temu dari segala penjuru, khususnya saat pemandu wisata melakukan perjalanan sejarah di Kabupaten Jember.
“Tugu Titik Nol Kilometer ini bukan hanya sekadar titik awal perjalanan, tetapi juga menandai awal dari perjalanan bagi kami semua untuk masa depan yang lebih gemilang,” harapan Bupati Hendy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati









Comments 1