• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.(Foto: Sholeh/Tugu Jatim) 

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.(Foto: Sholeh/Tugu Jatim) 

Tunjangan Profesi Guru di Kota Batu Tak Kunjung Cair sejak Oktober 2020

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Sebanyak 175 guru di Kota Batu belum menerima tunjangan profesi guru (TPG) sejak Oktober 2020. Tunjangan ini sebagai upaya peningkatan kesejahteraan guru untuk mutu pembelajaran. Sayangnya, hingga saat ini tak kunjung cair.

Tercatat, guru yang telah bersertifikasi sebagai syarat penerima TPG di Kota Batu ada 855 ASN dan 266 guru non-ASN. Sementara keseluruhan guru tersebut juga belum menerima TPG sejak Januari 2021 yang hingga saat ini tak kunjung cair.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menuturkan, pihaknya hingga saat ini belum bisa memastikan kapan hak para guru untuk menerima dana TPG tersebut bisa tersalurkan.

“Memang merata, semua daerah juga belum menerima untuk TPG 2021. Belum ada transferan dari pusat, biasanya begitu cair langsung disalurkan ke penerimanya,” ucapnya.

Dia menyebutkan, anggaran TPG bagi keseluruhan guru tersebut ditaksir senilai sekitar Rp 9 miliar. Sementara bagi 175 guru yang belum di 2020 ditaksir senilai sekitar Rp 1,6 miliar.

Menurut dia, macetnya penyaluran dana tunjangan guru tersebut karena ada pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional.

Dia mengatakan, kekurangan TPG 2020 sebanyak 175 guru tersebut nantinya akan disalurkan bersamaan TPG 2021 yang telah melakukan verifikasi dan validasi penerima.

“Kekurangannya pada 2020 lalu memang dananya tidak cukup. Jadi, 175 guru ini belum bisa menerima TPG mulai Oktober hingga Desember 2020,” tutur Punjul.

Menurut dia, Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan Kota Batu juga hanya bisa memastikan jumlah kekurangan TPG dari guru ASN saja. Karena pencairan TPG guru ASN melalui Dinas Pendidikan Kota Batu, sementara TPG guru non-ASN langsung ke rekening masing-masing.

“Kami tidak bisa memastikan apakah guru non-ASN sudah menerima semua atau belum. Satuan pendidikan masing-masing yang bisa memastikan,” imbuhnya.

 

Tags: ASNBerita tunjangan profesi guruGuru Kota BatuKota BatuPunjul SantosoWakil Wali Kota Batu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Anggota Lembaga Konservasi Sahabat Alam Indonesia (SAI) yang bermarkas di Perumahan Graha Dewata Blok JJ5 No 10, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, ini menjadi pejuang lingkungan. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Berperang Melawan Perusak Lingkungan, Inilah Kisah Lembaga Konservasi Sahabat Alam Indonesia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID