News  

UIN Malang Berduka, Salah Satu Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Itu Alumnus Sekaligus Aktivis Pramuka

In memoriam M. Nur Kholifatul Amin (kiri, suami) dan Agus Minarni. Foto: Dok

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka sedang menyelimuti Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Sebab, salah satu alumnus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) bernama Agus Minarni, menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu Sabtu (09/01/2021). Atas kejadian ini, pihak universitas menyampaikan ikut berbelasungkawa yang sangat mendalam.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama KH Dr Isroqunnajah MAg membenarkan terkait salah satu alumnus UIN yang menjadi korban kecelakaan pesawat.

“Inggih, benar berdasarkan informasi, Agus Minarni merupakan alumnus IAIN Sunan Ampel Malang (sekarang menjadi UIN Malang) tahun 1992, mereka adalah Bapak M. Nur Kholifatul Amin (suami) dan Ibu Agus Minarni,” terangnya.

Gus Is-sapaan akrabnya- mengatakan, selama ini belum pernah berkomunikasi dengan Agus Minarni. Namun, beberapa junior di Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka UIN Malang telah mengenalnya.

“Kalau dengan saya belum pernah, tapi beberapa juniornya di pramuka mungkin mengenalnya,” ucapnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ini menambahkan, sesuai dengan informasi yang diperoleh jika keduanya baru melakukan takziah ke mertua yang ada di Ponorogo dan menjenguk kedua putranya di Pondok Modern Gontor. Dengan adanya kejadian yang menimpa salah satu alumnus UIN Malang, Gus Is menegaskan, akan melakukan pendataan alumnus berdasarkan domisili dan pekerjaannya.

“Kami akan update semua alumnus, domisili, dan posisi dalam pekerjaannya linier dengan prodi yang dipilih atau tidak. Kami juga sounding kepada alumnus terkait info ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Gus Is mengungkapkan ikut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa alumnus UIN Malang itu.

“Semoga diampuni dosa dan kesalahannya, senantiasa diberi rahmat dan kelak masuk ke surga, keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan, kesabaran, kekuatan, serta dapat meneladani kebaikan dan meneruskan perjuangannya,” katanya.

Selain itu, Mujtabah, pembimbing Pramuka UIN Malang, menambahkan bahwa beliau almarhumah aktif di pramuka semasa kuliah dan pernah menjadi pemangku adat putri.

“Saya dapat info dari kakak senior yang satu liting dengan Kak Agus Minarni, beliau aktif betul di Pramuka FT IAIN Sunan Ampel Malang,” ujarnya.

Selama ini hubungan dengan alumnus Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sangat erat.

“Jadi, hubungan dengan alumnus sangat erat, masih terjalin tali silaturahmi melalui media sosial maupun langsung ketemuan dengan alumnus,” tandasnya. (rza/ln)