JEMBER, Tugujatim.id – UIN KHAS Jember Fight Championship yang diselenggarakan Unit Bela Diri Mahasiswa (UBM) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menjadi ruang positif bagi para peserta dari berbagai perguruan silat.
Kompetisi yang berlangsung di Gedung Aula Lama UIN KHAS Jember pada Sabtu (25/1/2025) tersebut menjadi momentum bagi para pelaku seni bela diri untuk menyalurkan bakatnya di arena perlombaan.
Selain itu, kegiatan positif tersebut dimaksud untuk menghindari dan mencegah tindakan yang merugikan, baik kepada diri sendiri maupun orang lain.
“Jadi kegiatan ini, selain menjadi ajang untuk mencari talenta berprestasi, juga sebagai wadah bagi para pesilat yang kerap terlibat dalam tindakan anarkis atau keroyokan,” ujar Ketua UBM UIN KHAS Jember, Muhammad Zulkarnain saat ditemui Tugujatim.id pada Sabtu (25/1/2025).
BACA JUGA: Rusak Parah Akibat Banjir: Dua Makam Warga di Rambipuji Ambles dan Tulang Belulang Nyaris Hanyut
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi para peserta dari berbagai perguruan silat untuk menunjukkan kemampuan yang tempat yang sesuai, sehingga dapat menjadi motivasi di jenjang berikutnya.
“Kalau bakat bela diri disalurkan di jalan itu tidak baik, karena itu kami berusaha memberikan wadah bagi mereka-mereka melalui acara semacam ini,” terangnya.
Tidak hanya itu, Muhammad Zulkarnain menegaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengubah pandangan buruk terhadap pesilat di masyarakat, yang selama ini sering dianggap biang kerusuhan.
“Melalui kegiatan UIN Fight Championship ini menjadi sisi positif para pesilat dengan prestasi membanggakannya,” pungkas Muhammad Zulkarnain.
Setidaknya, UIN Fight Championship diikuti sekitar 20 kontingen, dari berbagai jenis seni bela diri. Sedangkan, total keseluruhan peserta mencapai 150 dengan rentang usia mulai dari 16 tahun hingga 35 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko