• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
UMKM Jember.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Sartini mengungkap urgensi perlindungan hukum bagi pelaku UMKM Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

UMKM Jember Butuh Perlindungan Hukum, Banyak Pengusaha Kecil Terjerat Kasus gegara Tak Paham Aturan Izin

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Sejumlah pengusaha kecil menengah di Kabupaten Jember kerap menghadapi masalah hukum akibat ketidakpahaman mereka terhadap regulasi perizinan usaha. Fenomena ini mendorong perlunya regulasi khusus di tingkat daerah untuk memberikan perlindungan kepada para pelaku UMKM Jember.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember Sartini menegaskan, keberadaan regulasi daerah sangat krusial untuk memberi kepastian hukum bagi wirausahawan skala kecil.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Menurut dia, berbagai pemangku kepentingan seperti legislatif daerah dan kelompok mahasiswa telah menyepakati urgensi pembuatan aturan tersebut, meski penyusunannya masih tertunda menunggu analisis komprehensif.

Baca Juga: Pemkab Jember dan Bulog Salurkan Paket Sembako Gratis, 4.000 Ton Beras-Minyak Goreng untuk Warga Prasejahtera

“Regulasi ini sangat diperlukan untuk menghindarkan rekan-rekan wirausahawan dari jeratan hukum. Faktanya, tidak sedikit yang harus berurusan dengan kepolisian semata-mata karena ketidaktahuan soal legalitas produk,” paparnya pada Jumat (14/11/2025).

Dia mencontohkan berbagai kasus yang menimpa pelaku UMKM Jember, seperti penggunaan simbol halal tanpa memiliki dokumen sertifikasi yang sah atau menjual produk secara luas padahal seharusnya masih dalam fase percobaan pasar terbatas.

“Ada yang memasang label halal padahal belum mengantongi sertifikat resmi. Ada pula yang memperluas penjualan produk meski baru mendapat izin untuk pengujian terbatas. Akibatnya, mereka berhadapan dengan pihak berwajib,” jelasnya.

Kondisi ini, menurut Sartini, kerap mendera wirausahawan pemula yang berskala mikro. Kebanyakan pelanggaran terjadi bukan karena kesengajaan untuk berbuat curang, melainkan murni karena minimnya pengetahuan tentang ketentuan yang berlaku.

“Syukurlah, aparat kepolisian di wilayah ini cukup memahami situasi. Setiap ada pengusaha kecil yang dipanggil, kami langsung berkoordinasi untuk penyelesaian yang bijak. Bahkan, ada petugas yang mengeluh karena jenis kasus ini terus berulang,” ujarnya.

Tak Boleh Biarkan Pengusaha Kecil Merugi

Sartini juga menggarisbawahi kesenjangan signifikan antara regulasi lama pada 2008 dengan peraturan terbaru 2023 mengenai batasan modal dan pendapatan usaha mikro.

“Regulasi sebelumnya membatasi modal maksimal Rp50 juta dengan pendapatan Rp300 juta. Namun aturan terkini menaikkannya drastis hingga modal Rp1 miliar dan pendapatan Rp2 miliar. Kesenjangan ini memerlukan aturan pelaksana di level daerah untuk memberikan kejelasan perlindungan,” tutur Sartini.

Harapannya, peraturan daerah yang akan dibentuk tidak sekadar mengikuti arahan pemerintah pusat, tetapi benar-benar fokus memberikan jaminan hukum dan asistensi legalitas bagi komunitas wirausaha lokal.

“Kami tidak boleh membiarkan pengusaha kecil terus menerus dirugikan hanya karena kurangnya pemahaman legal. Peraturan ini esensial agar mereka dapat menjalankan usaha dengan aman dan berkembang tanpa kekhawatiran,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniPelaku UMKM di JemberPelaku UMKM terjerat hukum di JemberPengusaha UMKM di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Forum Pemred.

350 Peserta Se-Indonesia Ikut Fun Run, Forum Pemred Gaungkan Jurnalisme Berkualitas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID