• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
UMKM Jember.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Sartini mengungkap urgensi perlindungan hukum bagi pelaku UMKM Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

UMKM Jember Butuh Perlindungan Hukum, Banyak Pengusaha Kecil Terjerat Kasus gegara Tak Paham Aturan Izin

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Sejumlah pengusaha kecil menengah di Kabupaten Jember kerap menghadapi masalah hukum akibat ketidakpahaman mereka terhadap regulasi perizinan usaha. Fenomena ini mendorong perlunya regulasi khusus di tingkat daerah untuk memberikan perlindungan kepada para pelaku UMKM Jember.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember Sartini menegaskan, keberadaan regulasi daerah sangat krusial untuk memberi kepastian hukum bagi wirausahawan skala kecil.

You might also like

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM
Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM

Menurut dia, berbagai pemangku kepentingan seperti legislatif daerah dan kelompok mahasiswa telah menyepakati urgensi pembuatan aturan tersebut, meski penyusunannya masih tertunda menunggu analisis komprehensif.

Baca Juga: Pemkab Jember dan Bulog Salurkan Paket Sembako Gratis, 4.000 Ton Beras-Minyak Goreng untuk Warga Prasejahtera

“Regulasi ini sangat diperlukan untuk menghindarkan rekan-rekan wirausahawan dari jeratan hukum. Faktanya, tidak sedikit yang harus berurusan dengan kepolisian semata-mata karena ketidaktahuan soal legalitas produk,” paparnya pada Jumat (14/11/2025).

Dia mencontohkan berbagai kasus yang menimpa pelaku UMKM Jember, seperti penggunaan simbol halal tanpa memiliki dokumen sertifikasi yang sah atau menjual produk secara luas padahal seharusnya masih dalam fase percobaan pasar terbatas.

“Ada yang memasang label halal padahal belum mengantongi sertifikat resmi. Ada pula yang memperluas penjualan produk meski baru mendapat izin untuk pengujian terbatas. Akibatnya, mereka berhadapan dengan pihak berwajib,” jelasnya.

Kondisi ini, menurut Sartini, kerap mendera wirausahawan pemula yang berskala mikro. Kebanyakan pelanggaran terjadi bukan karena kesengajaan untuk berbuat curang, melainkan murni karena minimnya pengetahuan tentang ketentuan yang berlaku.

“Syukurlah, aparat kepolisian di wilayah ini cukup memahami situasi. Setiap ada pengusaha kecil yang dipanggil, kami langsung berkoordinasi untuk penyelesaian yang bijak. Bahkan, ada petugas yang mengeluh karena jenis kasus ini terus berulang,” ujarnya.

Tak Boleh Biarkan Pengusaha Kecil Merugi

Sartini juga menggarisbawahi kesenjangan signifikan antara regulasi lama pada 2008 dengan peraturan terbaru 2023 mengenai batasan modal dan pendapatan usaha mikro.

“Regulasi sebelumnya membatasi modal maksimal Rp50 juta dengan pendapatan Rp300 juta. Namun aturan terkini menaikkannya drastis hingga modal Rp1 miliar dan pendapatan Rp2 miliar. Kesenjangan ini memerlukan aturan pelaksana di level daerah untuk memberikan kejelasan perlindungan,” tutur Sartini.

Harapannya, peraturan daerah yang akan dibentuk tidak sekadar mengikuti arahan pemerintah pusat, tetapi benar-benar fokus memberikan jaminan hukum dan asistensi legalitas bagi komunitas wirausaha lokal.

“Kami tidak boleh membiarkan pengusaha kecil terus menerus dirugikan hanya karena kurangnya pemahaman legal. Peraturan ini esensial agar mereka dapat menjalankan usaha dengan aman dan berkembang tanpa kekhawatiran,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniPelaku UMKM di JemberPelaku UMKM terjerat hukum di JemberPengusaha UMKM di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Next Post
Forum Pemred.

350 Peserta Se-Indonesia Ikut Fun Run, Forum Pemred Gaungkan Jurnalisme Berkualitas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID