Unusia Jakarta Bagikan 750 Meja Belajar Aman Covid pada TPQ-RA di Tuban - Tugujatim.id

Unusia Jakarta Bagikan 750 Meja Belajar Aman Covid pada TPQ-RA di Tuban

  • Bagikan
Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperlihatkan meja belajar aman Covid-19 ke sejumlah peserta penerima bantuan. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperlihatkan meja belajar aman Covid-19 ke sejumlah peserta penerima bantuan. (Foto: Dokumen)

TUBAN, Tugujatim.id –  Terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas pada awal tahun ajaran baru 2021/2022, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta menciptakan produk inovasi teknologi bernama Meja Belajar Anak Aman Covid-19. Produk inovasi ini pun diberikan kepada 50 pengelola TPQ-RA yang tersebar di Kabupaten Tuban.

Meja Belajar Anak Aman Covid-19 diciptakan dan didiseminasikan ke masyarakat berkat kolaborasi antara Pusat Pengelolaan Inovasi dan Inkubasi Bisnis LPPM Unusia dengan Yayasan Nagata Bawana Wali (Tanali) Indonesia.

Produk inovasi teknologi ini ditujukan untuk memberikan proteksi kepada anak-anak yang sedang menempuh pendidikan agar tidak terpapar virus Covid. Konsep dan desain meja dibuat ramah anak serta mudah dipasang serta disimpan di tempat belajar.

“Kami berterima kasih atas kerja sama ini, semoga bisa bermanfaat dan berhasil mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi pada Selasa (12/10/2021).

Dia mengatakan, meja belajar diproduksi secara terbatas dan diujicobakan pada beberapa lembaga serta komunitas pengelola pendidikan anak usia dini. Dia melanjutkan, sebanyak 750 buah meja belajar akan dibagikan secara gratis kepada 50 pengelola Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Taman Kanak-Kanak/Roudlatul Athfal (RA) yang tersebar di Kabupaten Tuban.

Bertempat di Gedung PC Muslimat NU Kabupaten Tuban, Unusia dan Yayasan Tanali menyelenggarakan sosialisasi, pelatihan, dan serah terima produk inovasi kepada para penerima manfaat. Acara ini dihadiri oleh para penerima manfaat inovasi, yakni para pengelola TPQ-RA di Kabupaten Tuban dan Ketua Muslimat NU setempat.

”Kami bangga dengan ikhtiar menciptakan produk inovasi ini. Kami juga bangga kepada para pengelola pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tuban,” kata Muhammad Najid, Ketua Tim Inovasi Produk Teknologi Meja Belajar Anak Aman Covid-19 sekaligus dosen Unusia Jakarta.

Pihaknya sangat senang bisa membantu anak-anak generasi bangsa untuk tetap bisa belajar di tengah pandemi dengan aman dan nyaman tanpa takut terpapar virus Covid.

Untuk diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, hingga Senin (11/10/2021) jumlah akumulatif kasus di Kabupaten Tuban sebanyak 7.424 orang. Dari total jumlah tersebut, tercatat 6.479 orang sembuh, 924 meninggal, dan 21 orang masih dirawat atau dalam pemantauan.

Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperagakan cara memakai meja belajar aman Covid-19 kepada penerima bantuan. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperagakan cara memakai meja belajar aman Covid-19 kepada penerima bantuan. (Foto: Dokumen)

Secara umum, mayoritas kasus Covid-19 dialami oleh orang dewasa berumur 45 tahun ke atas. Sementara 2,9% kasus dialami oleh anak usia balita (0-5 tahun) dan 10% kasus dialami anak usia 6-18 tahun.

Meski sedikit persentase jumlah anak-anak terpapar Covid-19, masih ada kemungkinan usia anak berisiko terpapar seiring dengan kebijakan pelaksanaan PTM.

Di akhir Maret 2021, pemerintah telah menerbitkan kebijakan pelonggaran penyelenggaraan pendidikan secara tatap muka. Diawali penerapan secara terbatas pada sisa tahun ajaran 2020/2021, dan akan diterapkan secara lebih intensif pada tahun ajaran 2021/2022.

Kebijakan tersebut tercantum dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sementara itu, program diseminasi produk teknologi Meja Belajar Anak Aman Covid-19 ini diharapkan dapat membantu pengelola pendidikan, orang tua, dan anak-anak di Kabupaten Tuban untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan pembelajaran tata muka di tengah pandemi Covid-19.

  • Bagikan