• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperlihatkan meja belajar aman Covid-19 ke sejumlah peserta penerima bantuan. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperlihatkan meja belajar aman Covid-19 ke sejumlah peserta penerima bantuan. (Foto: Dokumen)

Unusia Jakarta Bagikan 750 Meja Belajar Aman Covid pada TPQ-RA di Tuban

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id –  Terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas pada awal tahun ajaran baru 2021/2022, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta menciptakan produk inovasi teknologi bernama Meja Belajar Anak Aman Covid-19. Produk inovasi ini pun diberikan kepada 50 pengelola TPQ-RA yang tersebar di Kabupaten Tuban.

Meja Belajar Anak Aman Covid-19 diciptakan dan didiseminasikan ke masyarakat berkat kolaborasi antara Pusat Pengelolaan Inovasi dan Inkubasi Bisnis LPPM Unusia dengan Yayasan Nagata Bawana Wali (Tanali) Indonesia.

You might also like

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM
Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

04/06/2026 11:07 AM

Produk inovasi teknologi ini ditujukan untuk memberikan proteksi kepada anak-anak yang sedang menempuh pendidikan agar tidak terpapar virus Covid. Konsep dan desain meja dibuat ramah anak serta mudah dipasang serta disimpan di tempat belajar.

“Kami berterima kasih atas kerja sama ini, semoga bisa bermanfaat dan berhasil mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi pada Selasa (12/10/2021).

Dia mengatakan, meja belajar diproduksi secara terbatas dan diujicobakan pada beberapa lembaga serta komunitas pengelola pendidikan anak usia dini. Dia melanjutkan, sebanyak 750 buah meja belajar akan dibagikan secara gratis kepada 50 pengelola Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Taman Kanak-Kanak/Roudlatul Athfal (RA) yang tersebar di Kabupaten Tuban.

Bertempat di Gedung PC Muslimat NU Kabupaten Tuban, Unusia dan Yayasan Tanali menyelenggarakan sosialisasi, pelatihan, dan serah terima produk inovasi kepada para penerima manfaat. Acara ini dihadiri oleh para penerima manfaat inovasi, yakni para pengelola TPQ-RA di Kabupaten Tuban dan Ketua Muslimat NU setempat.

”Kami bangga dengan ikhtiar menciptakan produk inovasi ini. Kami juga bangga kepada para pengelola pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tuban,” kata Muhammad Najid, Ketua Tim Inovasi Produk Teknologi Meja Belajar Anak Aman Covid-19 sekaligus dosen Unusia Jakarta.

Pihaknya sangat senang bisa membantu anak-anak generasi bangsa untuk tetap bisa belajar di tengah pandemi dengan aman dan nyaman tanpa takut terpapar virus Covid.

Untuk diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, hingga Senin (11/10/2021) jumlah akumulatif kasus di Kabupaten Tuban sebanyak 7.424 orang. Dari total jumlah tersebut, tercatat 6.479 orang sembuh, 924 meninggal, dan 21 orang masih dirawat atau dalam pemantauan.

Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperagakan cara memakai meja belajar aman Covid-19 kepada penerima bantuan. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Direktur Yayasan Tanali Zakky Alayyubi memperagakan cara memakai meja belajar aman Covid-19 kepada penerima bantuan. (Foto: Dokumen)

Secara umum, mayoritas kasus Covid-19 dialami oleh orang dewasa berumur 45 tahun ke atas. Sementara 2,9% kasus dialami oleh anak usia balita (0-5 tahun) dan 10% kasus dialami anak usia 6-18 tahun.

Meski sedikit persentase jumlah anak-anak terpapar Covid-19, masih ada kemungkinan usia anak berisiko terpapar seiring dengan kebijakan pelaksanaan PTM.

Di akhir Maret 2021, pemerintah telah menerbitkan kebijakan pelonggaran penyelenggaraan pendidikan secara tatap muka. Diawali penerapan secara terbatas pada sisa tahun ajaran 2020/2021, dan akan diterapkan secara lebih intensif pada tahun ajaran 2021/2022.

Kebijakan tersebut tercantum dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sementara itu, program diseminasi produk teknologi Meja Belajar Anak Aman Covid-19 ini diharapkan dapat membantu pengelola pendidikan, orang tua, dan anak-anak di Kabupaten Tuban untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan pembelajaran tata muka di tengah pandemi Covid-19.

Tags: Berita inovasiCOVID-19 covid19Inovasi meja belajar aman CovidKabupaten TubanMeja belajar untuk anak-anakPTM TerbatasRATPQUnusia Jakarta
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Next Post
Petugas Suroboyo Bus tampak melayani warga Kota Surabaya untuk pembayaran memakai sistem tapping seperti di tol. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Naik Suroboyo Bus, Kini Cukup Tempel Kartu Flazz Layaknya di Tol

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID