Update Gempa Probolinggo, 6 Rumah Rusak, 3 Unit di Antaranya di Situbondo

Update gempa Probolinggo. (Foto: dok. BPBD Jatim/Tugu Jatim)
Kondisi bangunan warga rusak ringan di Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Kamis (24/11/2022). (Foto: dok. BPBD Jatim)

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Update gempa Probolinggo, membuat sejumlah rumah warga rusak pada Rabu sore (23/11/2022). Gempa berkekuatan 4,1 Magnitudo itu mengakibatkan enam rumah warga rusak di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Situbondo.

Kelaksa BPBD Jawa Timur Budi Santosa mengungkapkan, di wilayah Kabupaten Probolinggo ada tiga rumah warga yang mengalami rusak ringan. Sementara tiga rumah rusak ringan di Kabupaten Situbondo.

“Di Kabupaten Probolinggo, tiga rumah rusak ringan di Kecamatan Kota Anyar. Di Kabupaten Situbodo, tiga rumah rusak ringan di Kecamatan Banyuglugur,” ujar Budi dalam keterangan resmi pada Kamis (24/11/2022).

Berdasarkan data BPBD Jatim, getaran gempa dirasakan warga di 8 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Di antaranya, Kecamatan Paiton, Kecamatan Kotaanyar, Kecamatan Pakuniran, Kecamatan Krucil, Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Besuki, Kecamatan Krejengan, dan Kecamatan Krucil.

Di Kabupaten Situbondo, update gempa Probolinggo juga berdampak di dua kecamatan di Kabupaten Situbondo, yakni Kecamatan Banyuglugur dan Kecamatan Jatibanteng. Gempa juga terasa di Kabupaten Bondowoso di Kecamatan Pakem, Kecamatan Wringin, dan Kecamatan Tenggarang.

“Di Kecamatan Kotaanyar, Probolinggo satu tembok penahan tanah rumah juga rusak. Di Kecamatan Banyuglugur juga ada 1 musala rusak ringan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi memastikan di wilayahnya tidak ada korban luka maupun jiwa akibat gempa dangkal tersebut. Arsya tetap mengimbau kepada warga untuk selalu waspada.

“Warga tetap waspada, cari tempat yang aman, misalmya di bawah meja untuk melindungi dari reruntuhan dan dampak gempa bumi,” jelasnya.