Vaksinasi pada 30 Januari, Inilah 10 Pejabat Kabupaten Malang yang Divaksin Pertama

  • Bagikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat akan mengikuti vaksinasi tahap pertama. (Foto:Rap/Tugu Jatim)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat akan mengikuti vaksinasi tahap pertama. (Foto:Rap/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Jelang vaksinasi tahap pertama, sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Malang secara resmi mengonfirmasi bahwa Kabupaten Malang bakal laksanakan pada 30 Januari 2021.

Dan 10 pejabat di Kabupaten Malang adalah orang pertama yang akan merasakan vaksin jenis sinovac tersebut. Mereka adalah Bupati Malang Muhammad Sanusi, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang Edi Handoyo, dan Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Malang Ronald Salnovri.

Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Malang Shodikul Amin, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat,  Kepala Dinas Kesehatan Arbani Mukti Wibowo, dan Plt Direktur RSUD Kanjuruhan Kepanjen Dian Suprojo, dan Direktur RSUD Lawang Ratih Maharani.

“Untuk sepuluh orang tetap kami ajukan yang pertama bupati, kapolres, dandim, kajari, kepala PN, ketua DPRD, sekda, kadinkes di 2 rumah sakit itu. Lalu, sisanya dari BPBD Kabupaten Malang,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi Selasa (26/01/2021) di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

Namun, Wahyu belum bisa memastikan apakah kesepuluh nama tersebut sudah pasti akan disuntik vaksin pada 30 Januari 2021.

“Tapi, kami belum tahu semuanya karena Pak Bupati usianya sudah 60 tahun dan ini kan (vaksin) untuk 18-59 tahun. Pak Dandim sudah pernah kena (Covid-19) penyintas, dan Pak Kapolres juga pernah terpapar (Covid-19) penyintas. Terus yang lain-lainnya kami belum tahu, tapi tetap kami ajukan saja,” ungkapnya.

Lantaran, bagi orang yang sudah pernah terpapar Covid-19 sudah tidak diperlukan vaksinasi karena sudah membentuk kekebalan tubuh terhadap virus ini secara alami.

“Kalau boleh ada petunjuk untuk diwakilkan, misalnya Pak Kapolres nanti ke Pak Wakapolres. Perkara yang lain kami sudah ajukan, tapi belum ada petunjuk (dari Pemprov Jawa Timur),” jelas Wahyu.

Mantan kepala dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya ini mengatakan juga sudah mengajukan vaksinasi untuk perwakilan influencer, tapi belum ada tanggapan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kemudian influencer, tokoh agama, dan tokoh masyarakat akan kami ajukan. Cuma tetap kami minta karena kuotanya hanya 10 orang, kalau sudah dijawab dan boleh, maka akan kami ajukan,” jelasnya.

Wahyu juga mengatakan jika seremonial vaksinasi pertama nanti akan dilaksanakan pada Sabtu (30/01/2021) di Pendapa Kepanjen pukul 09.00 WIB.

“Untuk seremonial hari Sabtu pukul 09.00 WIB di Pendapa Kepanjen, nanti Pak Bupati dan semuanya datang karena ada pers conference. Nanti akan langsung disampaikan terkait pelaksanaannya,” ujarnya.

“Yang pertama (divaksin) tetap Pak Bupati dengan forkopimda,” ujarnya. (rap/ln)

  • Bagikan