TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban pekan depan memulai program Vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Sebanyak 7.000 dosis vaksin yang diterima dari Pemerintah Pusat akan didistribusikan ke 20 Kecamatan dengan prioritas untuk sapi potong.
Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP2P) Tuban, Pipin Diah Larasati, menyampaikan bahwa alokasi vaksin didasarkan pada jumlah populasi ternak di setiap wilayah.
“Distribusi akan mempertimbangkan jumlah populasi sapi potong masing-masing kecamatan. Sementara ini, prioritas kami adalah sapi potong,” kata Pipin, Minggu (18/1/2025).
Enam kecamatan dengan populasi sapi potong terbesar akan mendapatkan alokasi vaksin lebih banyak. Wilayah tersebut meliputi Parengan, Soko, Rengel, Semanding, Kerek, dan Bancar. Sementara kecamatan lainnya tetap menerima alokasi vaksin sesuai kebutuhan populasi ternak.
BACA JUGA: Tuban Dapat Alokasi 7 Ribu Dosis Vaksin PMK, Upaya Cegah Wabah Meluas
Langkah vaksinasi ini menjadi penting mengingat kasus PMK di Tuban masih terus terjadi. Hingga Sabtu (17/1/2025), tercatat ada 135 kasus, dengan rincian 121 ternak sakit, enam mati, tiga dipotong paksa, dan lima ekor sembuh.
“Vaksinasi ini diharapkan mampu menekan penyebaran PMK, terutama di wilayah dengan populasi sapi potong tinggi. Hewan-hewan yang menjadi sumber penghasilan masyarakat perlu mendapatkan perlindungan maksimal,” tambah Pipin.
DKP2P juga mengingatkan para peternak untuk terus menjaga kebersihan kandang dan memantau kesehatan hewan ternaknya. Distribusi vaksin ini diharapkan dapat melindungi sapi potong dari ancaman wabah PMK yang berpotensi merugikan ekonomi peternak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








