• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana bazar di Vihara Dana Maitreya, pada Minggu (4/6/2023). Beberapa makanan yang ditampilkan dengan konsep vegan atau tanpa mengolah daging. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Suasana bazar di Vihara Dana Maitreya, pada Minggu (4/6/2023). Beberapa makanan yang ditampilkan dengan konsep vegan atau tanpa mengolah daging. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Vihara Dana Maitreya Surabaya Gaungkan Pola Hidup Sehat Lewat Bazar Vegan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Suasana ramai memenuhi halaman Vihara Dana Maitreya Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (4/6/2023). Perayaan Hari Raya Waisak 2023 itu terlihat cukup meriah dan penuh haru.

Rasa kebahagiaan itu juga ingin ditularkan oleh umat Buddha melalui berbagai cara, salah satunya menggelar bazar vegan.

You might also like

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

09/06/2026 6:13 PM
Manfaat tomat mentah.

Sering Disisihkan saat Makan, Ini 10 Manfaat Tomat Mentah yang Jarang Diketahui

06/06/2026 9:04 AM

“Kami ingin menggaungkan kepada masyarakat Indonesia untuk paham pola hidup sehat dari nabati. Memang, dalam ajaran kami umat Buddha itu, khusus untuk menghindari adanya pembunuhan kepada makhluk. Kalau memakan olahan daging kan tentu saja ada proses pembunuhan terhadap hewan. Dan ini tidak sesuai dengan ajaran Buddha, yaitu kita menghargai hak hidup setiap makhluk,” kata Pandita Madya Vihara Dana Maitreya, Tirta Mutiara Sari, pada Minggu (4/6/2023).

WhatsApp Image 2023 06 04 at 18.15.01
Suasana bazar di Vihara Dana Maitreya, pada Minggu (4/6/2023). Beberapa makanan yang ditampilkan dengan konsep vegan atau tanpa mengolah daging. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Dalam kepercayaan umat Buddha, kata dia, hendaknya sebagai manusia memiliki sifat melindungi, mengasihi, menghargai, dan memuliakan hewan sama seperti bersikap berwelas asih kepada diri sendiri.

Untuk itu, Tirta menuturkan bahwa di dalam Vihara Dana Maitreya, penyajian makanan tidak pernah terbuat dari olahan hewani.

“Di bazar ini kami ada bakso jamur. Baksonya bukan dari daging tapi dari olahan soya, proteinnya seperti analog. Bentuknya seperti daging tapi terbuat dari kedelai yang diracik sedemikian rupa dengan tepung. Kaldunya pun kami membuat dari kaldu jamur, banyak sekarang dijual di pasaran,” jelasnya.

WhatsApp Image 2023 06 04 at 18.15.00 1
Suasana bazar di Vihara Dana Maitreya, pada Minggu (4/6/2023). Beberapa makanan yang ditampilkan dengan konsep vegan atau tanpa mengolah daging. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Meskipun memilih untuk vegan, jelas dia, terdapat salah satu jenis nabati yang dianjurkan tidak dikonsumsi oleh seorang vegan Buddha, yakni bawang. Ajaran ini berlandaskan dari salah satu cerita di masa kehidupan Sang Buddha Gautama.

Diceritakan, suatu hari terdapat salah seorang murid Buddha bernama Monggalana. Ia mendapat pertentangan dari ibunya ketika memilih mengikuti ajaran Buddha dan menjalani hidup vegan. “Monggalana memiliki sebuah penglihatan mata gaib yang luar biasa. Bisa menembus semua alam tapi ibunya tidak setuju anaknya ikut ajaran Buddha,” terang Tirta.

Kemudian, ibunya memiliki siasat untuk membuat Monggalan berhenti dari ajaran Buddha yakni dengan memberikan Monggalana bapau berbahan hewani tanpa sepengetahuan anaknya itu.

Ketika Monggala mengetahuinya, ia langsung memuntahkan seluruh makanan yang sudah ia telan. Tak lama kemudian, di dalam muntahannya tersebut tumbuh lima macam jenis bawang.

“Dari segi medis, orang yang terlalu sering mengonsumsi daging dan bawang itu akan cepat membuat usus menjadi korusif dan vitamin dalam vegan akan mudah tergelontor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tirta juga menjelaskan bahwa ajaran Buddha memilih jalan hidup vegan juga bermanfaat pada kontrol nafsu keduniawian. “Makan enak, kenikmatan lidah itu banyak sekali penyakit yang muncul, sehingga kita menjalankan pola hidup vegan. Selain karena kesehatan juga karena iman kita, untuk melatih jiwa dan roh dalam mengendalikan nafsu melalui cara makan,” terangnya.

Sifat-sifat keduniawian yang ia maksud yakni iri, dengki, amanah, suka mengeluh, dan sebagainya. Sehingga dengan hidup vegan menjadikan upaya membentuk diri agar lebih positif.

“Kalau dari makan saja kita bisa ikhlas dan legowo, maka otomatis pembinaan atau penempatan diri kita untuk hal lainnya seperti iri, benci, dengki, suka menyalahkan, mengeluh, itu ditempa melalui pengendalian kenikmatan lidah,” pungkasnya.

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniSurabayavihara dana maitreyavihara dana maitreya surabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Manfaat tomat mentah.

Sering Disisihkan saat Makan, Ini 10 Manfaat Tomat Mentah yang Jarang Diketahui

by Dwi Linda
06/06/2026 9:04 AM
0

Tugujatim.id – Manfaat tomat mentah ternyata jauh lebih banyak daripada yang dibayangkan sebagian orang. Selama ini tomat lebih sering dikenal...

Makan telur.

5 Manfaat Rutin Makan Telur Setiap Hari, Nomor Lima Jaga Kondisi Fit!

by Dwi Linda
02/06/2026 6:06 PM
0

Tugujatim.id - Telur jadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi sehari-hari. Selain praktis, makan telur juga...

Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

by Dwi Linda
28/05/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id – Self care trend 2026 sekarang mulai jadi pembahasan yang sering muncul di kalangan anak muda, terutama Gen Z....

Next Post
rupang suci tugu jatim

Makna Simbolis Ritus Pemandian Rupang Suci saat Perayaan Waisak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID