• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Alun-Alun Kota Blitar

Alun-Alun Kota Blitar menjadi sorotan publik usai viral di media sosial, Wali Kota Blitar ikut buka suara soal kondisi fasilitas yang ada. (Foto: Moch. Luki Azhari/Tugujatim.id)

Viral Review Alun-Alun Kota Blitar, Wali Kota Angkat Bicara Soal Fasilitas

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
3 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BLITAR, Tugujatim.id – Ramainya sorotan terhadap kondisi Alun-Alun Kota Blitar di media sosial mendapat respons dari Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin.

Dalam peninjauan yang dilakukan beberapa waktu lalu, ia melihat langsung kondisi fasilitas publik yang kini menjadi perbincangan.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Wali Kota yang akrab disapa Mas Ibin menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, termasuk dari konten kreator yang melakukan ulasan.

“Saya kira pemerintah juga harus sangat perhatian terhadap fasilitas publik. Pemerintah senang sekali kalau ada masyarakat yang memperhatikan fasilitas, kami juga ingin mereview,” ujarnya kepada Tugujatim.id, Rabu (08/04/2026).

Alun-Alun Kota Blitar
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, saat meninjau kondisi Alun-Alun Kota Blitar beberapa waktu lalu usai viral di-review influencer. (Foto: Prokopim Pemkot Blitar)

Konsep Alun-Alun Tetap Jaga Nilai Tradisional

Mas Ibin menjelaskan, Alun-Alun Kota Blitar memang dirancang sebagai ruang terbuka (open space) yang tetap mempertahankan nilai tradisional. Ia mencontohkan konsep alun-alun di daerah lain yang memiliki kesamaan fungsi sebagai ruang publik terbuka di pusat kota.

“Alun-alun itu sifatnya open space, tapi tetap memperhatikan tradisionalismenya. Kayak di Jogja juga sama, di tengah kota. Di Kota Blitar ini simbolnya jelas, ada pohon sentral, lalu di barat masjid, di timur lapas,” jelasnya.

Menurutnya, konsep tersebut merupakan bagian dari identitas budaya dan adat istiadat yang harus dijaga.

Soal Fasilitas dan Perawatan Perlu Pembenahan

Terkait kondisi fasilitas, Mas Ibin menilai secara umum masih dalam kondisi layak meski membutuhkan perawatan berkala. Ia menyebut, kerusakan ringan pada beberapa fasilitas merupakan hal wajar mengingat usia pembangunan yang sudah beberapa tahun.

“Saya kira fasilitas di sini masih oke ya, walaupun dibangun 4-5 tahun lalu. Tapi memang perlu dirawat,” katanya.

Ia juga menyinggung soal keberadaan burung kuntul yang sempat menjadi keluhan. Menurutnya, upaya penanganan sudah dilakukan tanpa menyakiti satwa

“Memang agak susah, sudah kami upayakan pemindahan, tapi masih ada. Saya juga tidak mungkin menyakiti satwa. Makanya ayo kita carikan solusi bersama-sama,” ujarnya.

Mas Ibin menambahkan, pembersihan area termasuk kotoran burung dilakukan secara rutin setiap hari. Ke depan, perawatan seperti pengecatan fasilitas hingga pembenahan ringan akan dilakukan sesuai kemampuan anggaran.

Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan dalam pengelolaan fasilitas publik. Pemkot Blitar saat ini mengalami pengurangan dana transfer dari pusat.

“Ada pemangkasan sekitar Rp126 miliar dana transfer ke daerah. Jadi dalam posisi ini pemerintah membuat kegiatan dengan minim anggaran,” jelasnya.

Meski begitu, ia memastikan berbagai program tetap berjalan, termasuk upaya menghidupkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan seperti car free day (CFD) dengan konsep tanpa anggaran besar.

Dia mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di alun-alun, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga merawat fasilitas umum seperti toilet.

Viral Usai Di-review Influencer

Sebelumnya, kondisi Alun-Alun Kota Blitar menjadi sorotan setelah direview seorang influencer asal Malang melalui akun media sosialnya @gilang.her.

“Ini keramiknya, motif apa? Sepertinya motif balas dendam. Saya pikir tadi itu motif, ternyata emang kotor saja itu,” katanya.

Selain itu, dia juga mengomentari fungsi ruang. Sang influencer menyoroti tatanan open space alun-alun Koya Blitar yang terlalu kosong.

Dia kemudian menuju taman bermain yang lengkap dengan sejumlah fasilitas mainan anak. Namun, Gilang kembali memberikan komentar terhadap fasilitas yang dianggap sudah tidak layak.

“Ini play-nya gimana nih? Oh ini Shower outdoor,” tambahnya sambil menunjukkan fasilitas bermain yang menurutnya membingungkan.

Video tersebut pun viral dan memicu berbagai tanggapan publik, terutama terkait kondisi fasilitas yang dinilai kurang terawat serta konsep ruang yang dianggap kurang optimal, meski diketahui pembangunan alun-alun tersebut menelan anggaran hingga sekitar Rp5 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Moch. Luki Azhari / Kontributor

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Berita Kota BlitarBlitarKota BlitarViralwali kota blitar
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
GM FKPPI

GM FKPPI Dukung Program Pemerintah, Siap Kawal Koperasi Merah Putih

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID