• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
LSD tugu jatim

Ilustrasi petugas keswan melakukan vaksinasi ternak sapi cegah LSD di Kabupaten Pasuruan. Foto: dok Pemkab Pasuruan

Wabah LSD Merebak di Pasuruan, Peternak Keluhkan Vaksinasi Lamban

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Wabah Lumpy Skin Disease (LSD) makin merebak di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Cepatnya penyebaran virus yang dikenal sebagai penyakit lato-lato ini meresahkan para peternak.

Ketua Paguyuban Peternak dan Pedagang Daging Sapi Pasuruan Raya, Muhammad Habibi mengatakan bahwa para peternak sapi sudah banyak yang rugi sejak munculnya wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK).

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

Belum lama PMK mereda, peternak kembali diuji dengan munculnya wabah penyakit LSD. Akibatnya, banyak peternak yang mengurangi jumlah sapi ternaknya.

“Regenerasi sapinya jadi terhambat. Di pasaran jumlah sapinya berkurang sampai 40 persen,” ujar Habibi, pada Kamis (15/6/2023).

Habibi juga mengeluhkan lambatnya penyaluran vaksin kepada para peternak. Menurutnya, terbatasnya jumlah petugas kesehatan hewan (keswan) di lapangan jadi penyebabnya.

Berdasarkan data, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menyediakan 61.300 vaksin LSD sejak Oktober 2022 lalu. Hingga per 12 Juni 2023 kemarin, baru 29.109 dosis vaksin yang disuntikkan kepada ternak sapi.

“Petugas medis hewannya memang sangat sedikit, satu kecamatan biasanya cuma satu orang,” ungkapnya.

Sementara, anggota paguyuban ternak di Kabupaten Pasuruan ada sebanyak 864 orang. Di mana 344 orang merupakan peternak dan sisanya pedagang daging.

Dia mengakui bahwa masih banyak peternak yang menolak sapinya di vaksin juga jadi kendala tersendiri. “Terus terang peternak resah. Tapi banyak memang yang ogah divaksin sapinya. Alasannya beragam. Tapi kami terus koordinasi supaya dinas lakukan sosialisasi,” imbuhnya.

Sebelumnya, jumlah kasus LSD di Kabupaten Pasuruan meningkat hingga mencapai 193 ekor per 10 Juni 2023 lalu. Ratusan sapi positif penyakit lato-lato ini tersebar di 14 kecamatan. 32 sapi sudah dinyatakan sembuh dan satu sapi mati akibat LSD.

Tags: berita Pasuruanberita Pasuruan hari iniKabupaten PasuruanLSDwabah LSD
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
Pembangunan Pabrik Pengeringan Palawija di Tuban Didemo Warga

Pembangunan Pabrik Pengeringan Palawija di Tuban Didemo Warga

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID