Wahyu Hidayat Resmi jadi Plh Bupati Malang, Sanusi Kembali jadi Petani

  • Bagikan
Prosesi serah terima jabatan Bupati Malang dari Sanusi kepada Wahyu Hidayat. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Prosesi serah terima jabatan Bupati Malang dari Sanusi kepada Wahyu Hidayat. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat akhirnya resmi dilantik sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Malang sampai Bupati Malang terpilih, Muhammad Sanusi resmi dilantik kembali oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Usai pelantikan tersebut, Sanusi mengatakan dirinya akan berisitirahat dan kembali beraktivitas sebagai petani.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Ya kembali, kembali ndelok (melihat) kebun, ndelok pertanian. Istirahat dulu sambil nunggu pelantikan,” ungkapnya usai pelantikan Plh Bupati Malang pada Rabu (17/02/2021).

Selama dirinya tidak menjadi Bupati Malang, alumni Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran ini sudah memberikan wejangan pada Wahyu Hidayat.

Wejangan khusus saya kita harus lari melayani masyarakat. Selama jeda ini Pak Sekda juga sudah saya suruh untuk berkomunikasi secara intens kepada investor,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sanusi juga menyampaikan rencana-rencana ke depannya setelah pelantikan dirinya sebagai Bupati Malang terpilih. Salah satunya adalah rencana peresmian Mall Pelayanan Publik.

“Setelah pelantikan nanti kita sudah diagendakan untuk bertemu dengan Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman dan Menteri Pariwisata. Sementara dengan Menpan-RB kita akan melaksanakan peresmian Mall Pelayanan Publik,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Plh Bupati Malang, Wahyu Hidayat menyamping jika Mall Pelayanan Publik memang merupakan program 100 hari Sanusi setelah dilantik.

“Memang Mall Pelayanan Publik itu menjadi program 100 hari beliau. Jadi sebenarnya seandainya tanggal 17 (Februari 2021) Pak Bupati sudah dilantik, kita sudah siap,” jelasnya.

“Tapi karena ini mundur, jadi kita koordinasikan lagi dengan Menpan-RB,” sambungnya.

Nantinya, Mall Pelayanan Publik tersebut akan direalisasikan di Rumah Bupati Malang di Kepanjen yang berada di kawasan Pondok Kabupaten Malang di Kepanjen.

“Kita akan menggunakan rumah dinas Bupati Malang yang ada di Kepanjen untuk dijadikan Mall Pelayanan Publik,” ungkapnya.

Dan desain Mall Pelayanan Publik akan dibuat santai seperti cafe, sehingga warga yang datang bisa bersantai.

“Nanti Mall Pelayanan Publiknya beda, nanti kita model informal dengan model seperti orang datang ke Cafe,” pungkasnya. (rap/gg)

  • Bagikan