Tugujatim.id – Kamu para santri barangkali sudah tidak asing dengan kata kitab kuning? Tapi, buat kamu yang tidak memahami jangan khawatir. Artikel ini akan membeberkan tentang daftar kitab-kitab kuning paling terkenal dan dikaji oleh para santri di seluruh pesantren Nusantara.
Satu-satunya lembaga pendidikan agama Islam dengan memiliki adat dan ciri khas unik adalah pondok pesantren. Di dalam pesantren, para santri digembleng untuk mempelajari serta mendalami kitab kuning. Nah, kitab kuning itu seperti buku modul atau LKS kalau digunakan di sekolah formal.
Baca Juga: Manfaatkan Sampah Anorganik, Mahasiswa KKN Unim Mojokerto Beri Pelatihan Ibu-Ibu PKK Jatirejo
Kitab kuning itu sangat banyak macamnya. Namun, kali ini akan dituliskan daftar kitab-kitab yang terkenal yang tidak asing lagi terdengar di telinga para santri dan juga pasti dikaji di seluruh pesantren.
Yuk, simak dan mulai kenali kitab-kitab beserta penjelasannya.
1. Alfiyah Ibnu Malik
Kitab Alfiyah ini terdiri dari 1.002 bait nadzom nahwu. Dinamakan dengan Alfiyah Ibnu Malik karena pengarangnya yaitu Syekh Muhammad, cucu dari Syekh Malik. Kitab 1.002 bait nadzom ini merupakan kitab tertinggi dalam ilmu nahwu.
Biasanya sebelum kitab ini dipelajari, para santri diperkenalkan dengan kitab nahwu lainnya seperti kitab Jurumiyah dan kitab Imrithi. Namun, alangkah baiknya untuk tidak menghafal Imrithi karena berbeda jauh dengan Alfiyah.
2. Fathul Qorib
Kitab Fathul Qorib ini merupakan kitab fiqih yang paling masyhur dikenal di kalangan pesantren. Bahkan, kitab ini banyak disyarahi oleh para ulama seperti kitab Bajuri sampai dua juz, kitab Tausyekh, dan lain-lainnya. Keunggulan dari kitab fiqih ini adalah pengarang telah menyusunnya sesuai dengan bab-babnya. Dan tetap menganut madzhab Imam Syafi’i.
Baca Juga: Paul Munster Akan Tambah Satu Pemain Asing untuk Persebaya Surabaya, Dua Nama Ini Dikaitkan
3. Tafsir Jalalain
Kitab yang terpopuler ketiga yaitu kitab Tafsir Jalalain. Kitab ini sesuai namanya yaitu tafsir merupakan kitab yang menafsiri ayat-ayat Al-Qur’an.
Al-Qur’an adalah kitab yang paling sempurna dengan menggunakan kalimat-kalimat yang indah, namun kitab suci ini memiliki makna atau arti yang global atau umum. Nah dari situ ditakutkan para pembaca salah dalam memahami isi Al-Qur’an jika tidak diimbangi dengan belajar kitab tafsir.
Kitab tafsir sangat banyak macamnya. Tafsir Jalalain adalah satu dari sekian banyak kitab yang paling sering dipakai atau dikaji oleh pesantren-pesantren. Lantas mengapa dinamakan Jalalain? Jadi, kitab ini dikarang oleh dua orang dengan nama yang sama yakni Jalal.
Pengarang pertama yaitu Jalaludin al-Mahali. Dia masih mengarang lima belas juz terakhir, kemudian dilanjutkan oleh muridnya yakni Jalaluddin Asy-Syuyuthi yang mengarang lima belas juz pertama. Jadi jangan heran jika bahasa yang dipakai lebih mudah pada lima belas juz akhir.
4. Fathul Mu’in
Kitab ini juga merupakan salah satu kitab fiqih termasyhur di kalangan pesantren. Kitab ini dikarang oleh Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz Almalibari. Dia berasal dari India yang juga mengikuti madzhab Imam Syafi’i.
Perbedaan kitab ini dengan kitab Fathul Qorib di atas adalah jika kitab Fathul Qorib disusun sesuai dengan bab-babnya, namun jika kitab yang dikarang oleh ulama asal India ini satu bab bercampur aduk dengan bab yang lain. Tapi, kitab ini lebih lengkap penjelasannya daripada kitab Fathul Qorib.
Demikian daftar kitab kuning terpopuler yang dikaji di kalangan pesantren. Kamu wajib juga mempelajarinya untuk bisa menjawab persoalan yang sedang terjadi saat ini. Selamat belajar!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Rima Mufida/Magang
Editor: Dwi Lindawati








