• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dana desa di Jember.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengungkap penyusutan dana desa di Jember perlu diperkuat dengan tata kelola dan program pemerintah pusat. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Dana Desa di Jember Menyusut, Wamendagri: Perlu Diperkuat dengan Tata Kelola dan Program Pusat

Dwi Linda by Dwi Linda
4 months ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada dana desa (DD), melainkan juga didukung oleh berbagai program pemerintah pusat dan penguatan tata kelola keuangan desa.

Menanggapi kekhawatiran terkait pengurangan dana desa di Jember pasca efisiensi anggaran di sejumlah wilayah, Bima Arya menekankan perlunya melihat gambaran secara menyeluruh.

You might also like

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM
WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

31/05/2026 9:10 AM

Baca Juga: 48 Desa di Jember Terancam Kehilangan Dana Desa 2025

“Banyak sekali sekarang program-program berbasis pusat yang nilai manfaatnya besar sekali untuk desa,” ujarnya pada Jumat (13/02/2026).

Dia menyebutkan beberapa program yang memberikan insentif langsung kepada desa, seperti Kampung Nelayan dan Koperasi Desa Merah Putih yang menyalurkan distribusi dari pusat ke desa.

“Jadi sebetulnya banyak insentif lain selain dana desa,” tambahnya.

Revisi PMK Atur Alokasi dan Penggunaan DAUDH

Terkait Koperasi Merah Putih, Wamen Bima Arya mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang merumuskan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025.

Revisi tersebut akan mengatur teknis alokasi dan penggunaan dana alokasi umum daerah (DAUDH) termasuk dana desa di Jember untuk mendukung Koperasi Merah Putih.

“Kami tentu nanti akan menyosialisasikan itu,” katanya.

Merespons tantangan peningkatan kreativitas desa dalam penggunaan dana yang selama ini sebagian besar dialokasikan untuk infrastruktur, Bima Arya menyoroti pentingnya penguatan tata kelola.

“Yang penting juga selain alokasi adalah tata kelola,” tegasnya.

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Desa akan memastikan aparatur desa mampu memaksimalkan penggunaan semua sumber daya yang ada.

Dia mengingatkan bahwa dana desa di Jember hanyalah salah satu sumber pendapatan desa. Desa juga dapat memperoleh dana dari pajak, bantuan keuangan provinsi, serta kabupaten/kota.

Baca Juga: 291 Desa di Tuban Masih Gigit Jari Tunggu Pencairan Dana Desa Non-Earmark

“Karena itu perlu dikuatkan terus kapasitas aparatur desa dalam hal tata kelola keuangan,” ujarnya.

Terkait 48 desa di Kabupaten Jember yang dana desanya sempat tidak cair pada 2025, Wamen Bima Arya menyatakan akan mengomunikasikan persoalan tersebut dengan Kementerian Keuangan.

“Ini kan nanti kami komunikasikan lagi dengan Kementerian Keuangan, ya tentu perlu sinkron dengan rencana penggunaan dan pengalokasian dana Koperasi Merah Putih,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniDana desa di Kabupaten JemberDana desa Kabupaten JemberJemberKabupaten Jember hari iniWamendagri Bima Arya Sugiarto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

3.600 lulusan SMK

Sebanyak 3.600 Lulusan SMK dan LPK Jawa Timur Bekerja di Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:44 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 3.600 lulusan SMK dan lembaga pelatihan kerja (LPK) bekerja di luar negeri. Selain itu Pemerintah Provinsi...

Next Post
Pengusaha MD Otaki Bisnis Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung Portable Tak Standart

Pengusaha MD Otaki Bisnis Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung Portable Tak Standart

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID