• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
GPI Jember.

Warga di Perumahan GPI Jember memasang spanduk protes terhadap pengembang yang diduga mengabaikan janji infrastruktur. (Foto: Istimewa)

Warga Pasang Spanduk Protes di Gerbang GPI Jember, Pengembang Dituding Abaikan Janji Infrastruktur

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Amarah penghuni kompleks Grand Permata Indah (GPI) di Kelurahan Sumbersari, Kabupaten Jember, mencapai puncaknya. Warga GPI Jember akhirnya memasang spanduk raksasa berisi tuduhan keras terhadap pengembang properti.

Aksi demonstrasi ini muncul setelah berbulan-bulan menanti kepastian dari otoritas setempat yang tidak kunjung memberikan solusi konkret.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Baca Juga: Pembangunan Perumahan GPI di Jember Terbukti Melanggar, PT Wredatama Terancam Dicabut

Spanduk berukuran besar tersebut mulai terpampang di area gerbang GPI Jember sejak Senin malam (16/09/2025), memuat berbagai keluhan serius. Isinya menyoroti ketiadaan akses jalan primer, lokasi pemakaman yang tidak tersedia, serta kegagalan penyediaan sarana publik dan sistem pengairan yang memadai.

Yus Asmoro yang menjabat sebagai ketua RT 07 di kawasan GPI Jember menyampaikan, tindakan ini merupakan hasil musyawarah seluruh penghuni. Keputusan tersebut diambil mengingat jalan diplomasi dengan pihak pengembang telah menemui jalan buntu, sementara tindak lanjut dari pemerintah daerah masih menggantung pasca inspeksi mendadak yang melibatkan enam instansi pada 18 Juli silam.

“Hingga kini belum ada sinyal positif berupa rekomendasi resmi dari dinas terkait maupun pemerintah kabupaten. Padahal harapan besar kami bertumpu pada hasil pemeriksaan bulan Juli tersebut. Situasinya masih stagnan,” terang Yus saat dikonfirmasi pada Jumat (19/09/2025).

Pengembang Diduga Tak Responsif Picu Kemarahan Warga

Dia mengakui bahwa idealnya warga tidak menginginkan konfrontasi terbuka. Akan tetapi, sikap tidak responsif dari pihak pengembang telah menguras kesabaran komunitas perumahan.

“Kontak pribadi saya bersama beberapa penghuni lain malah diputus sepihak oleh tim pengembang. Dialog konstruktif sama sekali tidak terjalin. Bahkan kantor operasional mereka sudah lama sepi tanpa aktivitas berarti,” keluhnya.

Yus menegaskan bahwa komunitas warga masih memberikan ruang bagi dinas penanaman modal dan PTSP untuk mengeluarkan keputusan definitif terkait status perizinan. Namun apabila minggu ini tidak ada perkembangan signifikan, warga bersiap mengambil langkah yang lebih masif.

“Kemarin kami telah mengajukan permohonan bantuan kepada Polres Jember dan bahkan sudah beraudiensi dengan bagian intelijen. Rencana pemanggilan pihak PT untuk mengklarifikasi sedang diproses. Jika tetap nihil hasilnya, kami akan menggelar aksi besar-besaran di kantor PTSP,” tandanya.

Data menunjukkan bahwa dari total sekitar 80 unit hunian di kompleks GPI, sebanyak 80 persen telah dihuni. Ironisnya, infrastruktur mendasar seperti jalan layak, sistem drainase proper, dan lahan pemakaman masih absen. Realitas ini semakin memperpanjang daftar keluhan warga yang merasa menjadi korban praktik bisnis tidak bertanggung jawab dari pengembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniGrand Permata Indah JemberJemberKabupaten Jember hari iniPengembang GPI JemberPerumahan GPI JemberPerumahan Grand Permata Indah Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
APBD 2026

Proyeksi APBD Tuban 2026 Turun Jadi Rp3,1 Triliun, DPRD Janji Bahas Mendalam

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID