• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Lokasi bencana di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Lokasi bencana di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Waspada! Banjir Bandang Masih Mengintai Kota Batu

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Pasca banjir bandang melanda Kota Batu pada Kamis (04/11/2021), pemkot meminta warga untuk waspada karena bencana masih berpotensi terjadi lagi. Memang banjir bandang terjadi karena kombinasi beberapa faktor. Tapi, salah satu penyebabnya adalah perubahan tata lahan di bagian hulu sungai.

Berdasarkan hasil penelusuran Perum Jasa Tirta I menggunakan drone, ada 3 titik di kawasan hulu Sungai Brantas yang semula adalah hutan lindung berubah menjadi lahan terbuka alias lahan gundul. Dan 3 titik itu seperti di Pusung Lading, Alas Pengking, dan Sumbergondo.

You might also like

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM
Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM

Sementara itu, Dirut PJT I Raymond Valiant Ruritan menyimpulkan, penggundulan hutan ini berperan besar terjadinya banjir bandang. Sebab, minimnya tutupan lahan yang ada. Kondisi itu memungkinkan erosi tanah di sana sehingga sedimennya mengendap dan terbawa aliran air hujan dengan intensitas tinggi.

”Di Pusung Lading itu hutan tidak lagi rapat. Di Alas Pengking, di bawahnya itu kami melihat pemanfaatan lahan di kanan kiri aliran sungai. Curah hujan juga adalah faktor bencana, tapi bukan yang utama,” kata dia pada awak media, Jumat (12/11/2021).

Dia menyebutkan, perubahan tata lahan di sejumlah titik di kawasan hulu digunakan untuk pemanfaatan lahan non-lindung. Apalahi paling masif di Pusung Lading dan Glagah Wangi yang beralih fungsi menjadi kawasan pertanian.

Dirut PJT I Raymond Valiant Ruritan. (Foto: M.Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Dirut PJT I Raymond Valiant Ruritan. (Foto: M.Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Menurut dia, kondisi gundulnya kawasan tersebut membuat aliran air tidak bisa diresapkan ke tanah sehingga masuk ke sungai dengan membawa sedimentasi dan sampah hutan. Akhirnya aliran air tersumbat dan tak sanggup menampung aliran air hingga meluap sehingga terjadi banjir bandang.

Raymond menambahkan, alih fungsi lahan di hulu Sungai Brantas ini cukup masif. Jika diperkirakan, saat ini jumlah tutupan lahan atau vegetasi alami di sepanjang Sungai Brantas tersisa 19-25 persen. Padahal, idealnya harus lebih dari 30 persen.

Bencana banjir masih berpotensi besar terjadi di wilayah Kota Batu. (Foto: M.Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Bencana banjir masih berpotensi besar terjadi di wilayah Kota Batu. (Foto: M.Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Karena itu, dia mengimbau agar kewaspadaan terus hinggap di benak masyarakat. Mengingat proses untuk melakukan rehabilitasi sudah terlambat alias membutuhkan waktu panjang yang tidak mungkin dilakukan sekarang.

”Misal mau lakukan penanaman sekarang kan sudah terlambat ya, sedang musim hujan dan tidak tahu apa bisa bertahan. Saya kira yang penting sekarang adalah kewaspadaan,” tegas dia

 

Tags: banjir bandangbencana banjirErosiKota BatuLahan gundul
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Next Post
Kanit Kamsel Satlantas Polres Bojonegoro melakukan sosialisasi keselamatan berkendara kepada pengguna jalan. /tugu jatim

Jelang Operasi Zebra 2021, Unit Kamsel Satlantas Polres Bojonegoro Giat Sosialisasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID