Wow, 4 Penemuan Besar Ini Tak Sengaja Ditemukan, Apa Saja…?

  • Bagikan
Ilustrasi seorang peneliti melakukan penelitian. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)
Ilustrasi seorang peneliti melakukan penelitian. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Tugujatim.id – Para peneliti di zaman dahulu pastinya membutuhkan kerja keras untuk bisa menciptakan penemuannya yang bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, mereka tak segan melakukan penelitian dan pengamatan berkali-kali hingga mendapatkan hasilnya.

Dan hasil dari penemuan-penemuan tersebut sangatlah mempermudah kehidupan manusia hingga saat ini. Namun, dari semua penemuan itu ternyata ada yang secara tidak sengaja ditemukan lho. Penasaran? Yuk simak, Tugu Jatim bakal menjelaskan empat penemuan besar yang tak sengaja ditemukan:

1. Penisilin

Tahukah Anda apa itu penisilin? Penisilin adalah antibiotik pertama yang ada di dunia dan biasa digunakan untuk mengobati berbagai bakteri maupun penyakit. Ternyata ada fakta mengejutkan di balik penemuan ini, yaitu antibiotik ini secara tidak sengaja ditemukan.

Saat itu penemunya yaitu Alexander Fleming yang sedang pergi berlibur dengan keluarganya dan meninggalkan wadah penelitiannya pada perkembangan bakteri Staphylococcus terbuka. Lalu sebulan kemudian, dia menemukan bahwa bakteri tersebut terkontaminasi oleh jamur.

Saat dia lihat lebih jauh, ternyata bagian bakteri yang terkena jamur berhenti berkembang. Ternyata jamur tersebut menghasilkan enzim yang kita sebut saat ini sebagai penisilin. Dinamakan penisilin karena jamur tersebut berasal dari genus Penisilin.

2. Sakarin

Sakarin atau pemanis makanan ini ternyata juga ditemukan secara tidak sengaja lho. Sakarin ditemukan karena si penemunya lupa mencuci tangan. Bagaimana bisa?

Seorang ahli kimia bernama Constantin Fahlberg sedang melakukan penelitian pada campuran arang dan tembakau. Setelah selesai dia lupa mencuci tangan dan memakan roti. Lalu dia merasa bahwa roti yang dimakannya lebih manis. Lalu dia bertanya kepada pembuat roti tersebut yaitu istrinya yang ternyata tidak menambahkan gula ke dalamnya.

3. X-Ray

Sinar X-ray atau sinar rontgen adalah salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik. Penemuan besar ini terjadi pada 1895 oleh seorang fisikawan bernama Wilhelm Rontgen.

Fisikawan yang selalu tertarik dengan kaca itu menemukan sinar X saat melakukan rekayasa pada sinar katoda. Percobaan itu dia lakukan untuk mengetahui apakah sinar tersebut dapat menembus kaca.

Namun, saat menutup tabung katoda dengan kertas hitam polos, dia terkejut karena ada cahaya berwarna hijau pijar muncul. Lalu rontgen memproyeksikan cahaya tersebut ke layar fluoresen dan hasilnya sinar tersebut bisa menembus benda padat. Karena tidak tahu sinar apa itu, dia menamainya dengan “X” karena x berarti “tidak diketahui”.

4. Anestesi

Pernahkah Anda menghirup udara pada balon sehingga suara berubah? Gas itu dinamakan gas tertawa atau dinitrogen oksida. Pada suatu hari, seorang dokter gigi bernama William Morton mengikuti sebuah pesta. Lalu dia melihat seorang anak yang bermain suara dengan balon tersebut dan tidak tahu saat kakinya terluka.

Dari situ dia mulai meneliti gas tersebut. William Morton melakukan percobaan dengan mencabut gigi menggunakan gas dinitrogen oksida dan eter. Lalu dia berhasil mencabut gigi tanpa rasa sakit. Nah, itu dia penemuan besar yang ternyata ditemukan secara tidak sengaja. Penemuan mana yang sudah Anda ketahui sejarahnya? (Muthiya Mabila/Tugu Jatim)

  • Bagikan