Zoona, Aplikasi yang Memudahkan Pengguna Jelajahi Bisnis Lokal - Tugujatim.id

Zoona, Aplikasi yang Memudahkan Pengguna Jelajahi Bisnis Lokal

  • Bagikan
Tim pengembang aplikasi Zoona. (Foto: Dok Zoona/Tugu Jatim)
Tim pengembang aplikasi Zoona. (Foto: Dok Zoona/Tugu Jatim)

 

Tugujatim.id – PT Inovasi Muda Berkarya me-launching aplikasi Zoona pada Kamis (23/03/2021). Zoona sendiri merupakan aplikasi yang dikembangkan PT Inovasi Muda Berkarya yang bertujuan untuk memudahkan pengguna menjelajahi bisnis lokal. Acara lauching aplikasi ini dilaksanakan di 2 tempat yang berbeda. Yaitu, di Circle Point Pakuwon Center Surabaya dan Riverside Convention Center selaku studio penyiaran acara launching Batch 1 Zoona untuk wilayah Jawa Timur dan Bali.

CEO PT Inovasi Muda Berkarya Moh Taufik yang merupakan pengembang dari Zoona memaparkan perihal 3 masalah utama yang kerap kali dihadapi oleh pelaku bisnis dalam upaya melakukan pengembangan dan ekspansi bisnis.

“Ketiga kendala tersebut yaitu akses interaksi antara pelanggan dengan bisnis lokal yang sangat ribet, pelanggan sulit mengikuti perkembangan bisnis lokal, dan bisnis lokal yang masih baru merintis cukup susah diketahui khalayak dengan jelas,” terang Taufik pada Kamis (25/03/2021).

Dalam acara tersebut, turut hadir beberapa undangan dari komunitas dan anggota perkumpulan bisnis yang sudah cukup ternama di daerah Jawa Timur dan Bali seperti Surabaya Creative Network, Woman Online Community Surabaya (WOSCA), dan beberapa tamu undangan lain juga hadir secara virtual melalui Zoom Meeting yang disediakan.

Lebih lanjut Taufik memaparkan, tiga kendala tersebut kerap kali melatarbelakangi bisnis lokal susah dan enggan menggunakan platform digital.

“Dalam kondisi ini, PT Inovasi Muda Berkarya dengan produknya Zoona berusaha menjadi jembatan dan platform penghubung sehingga dapat menciptakan ekosistem bisnis yang mudah, nyaman, serta aman, baik untuk pengguna atau pelanggan maupun bagi pelaku bisnis,” ujarnya.

“Sebagai jawaban, Zoona juga mengakomodasi berbagai jenis bisnis dan berkhusus pada usaha pelayanan jasa yang selama ini masih sangat minim perhatian. Minimnya perhatian itu yang perlu terus didorong karena memiliki potensi yang cukup besar nan menjanjikan,” imbuh pemuda berusia 21 tahun tersebut. (Dani Alifian/ln)

  • Bagikan