BANDUNG, Tugujatim.id — Zulfi Akbar Harahap berhasil lulus cumlaude ITB (Institut Teknologi Bandung) dalam waktu 3,5 Tahun. Ia menjalani prosesi wisuda pada Sabtu (18/04/2026).
Zulfi berhasil menjadi lulusan tercepat dengan predikat cumlaude dari Program Studi Sarjana Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sebagai mahasiswa penerima KIP-K, perjalanan Zulfi tidaklah mudah. Ia tumbuh dari keluarga sederhana, dengan ayah yang hanya bekerja sebagai kuli bangunan. Sebelum berpulang, sang ayah berpesan agar Zulfi menjadi sarjana dan mampu membantu perekonomian keluarga.
Pesan itulah yang menjadi bahan bakar utama perjuangannya. Zulfi membuktikan keteguhannya sejak SMA sebagai salah satu lulusan terbaik dari CT Arsa hingga akhirnya diterima di ITB.
Selama berkuliah, Zulfi tidak hanya berfokus pada akademik. Untuk memenuhi kebutuhan, Zulfi juga mencari penghasilan tambahan dengan mengajar les privat. Ia juga menjadi penerima beasiswa hunian dan pengembangan diri dari Pondok Inspirasi, bahkan dipercaya sebagai Ketua Asrama Pondok Inspirasi Bandung.

Di Pondok Inspirasi, Zulfi tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga ditempa melalui berbagai nilai dan pelatihan penting, mulai dari kepemimpinan, kemandirian, growth mindset, hingga kemampuan komunikasi dan kesiapan karir.
“Pondok Inspirasi mengajarkan saya bagaimana membuat CV yang optimal, membangun personal branding, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ungkap Zulfi.
Bekal tersebut terbukti nyata. Tak lama setelah lulus, Zulfi berhasil mendapatkan pekerjaan pertamanya di perusahaan multinasional. Padahal Zulfi mengaku bahwa IPK-nya masih kalah jauh dari teman seangkatan, tapi usaha Zulfi untuk berjuang lebih keras yang menjadi pembeda.

“Banyak teman saya yang IPK-nya lebih bagus, tapi berkat dorongan dosen pembimbing dan ekosistem di Pondok Inspirasi lah yang membantu saya untuk lulus cepat dan memberanikan diri ikut lowongan pekerjaan di mana-mana,” pungkasnya.
Bagi Zulfi, kesuksesan yang ia raih hari ini tidak terlepas dari doa orang tua, ketekunan pribadi, serta lingkungan yang terus mendorongnya untuk berkembang.
Coaching Culture
Pondok Inspirasi berdiri sejak 2013 dan memulai untuk membudayakan coaching bagian dari pembinaan sejak akhir 2020. Salah satu metode yang diaplikasikan saat ini mengikuti perkembangan gaya hidup dan pola pikir milenial yang tidak melulu telling.
“Akhir 2020 kami menyadari bahwa coaching sangat dibutuhkan anak-anak muda saat ini. Kami sangat menyadari setiap mereka bisa tumbuh dan berhak atas potensi dirinya, sehingga baik coaching antara mereka dengan beberapa coach di Pondok Inspirasi, coaching sebaya antara mereka, atau selfcoaching menjadi kebutuhan rutinan di Pondok Inspirasi. Intinya trust the process,” kata Rico, founder Pondok Inspirasi.
Ia menambahkan, Pondok Inspirasi merupakan organisasi sosial pendidikan dan kepemudaan yang diinisiasi oleh alumni IPB University sejak 2013.
Selain menjadi organisasi yang aktif dengan segudang prestasi di dunia kepenulisan ilmiah, Pondok Inspirasi juga berhasil menjadi Komunitas Terpilih Community Challenge Kahf, terpilih mengikuti Girl Leadership Program Bersama Menteri Keuangan RI, Young Business Hub di Turki dan terpilih untuk mengikuti YSEALI YOUnified 2020, mendapat medali emas di ajang Malaysia Technology Expo dan Malaysia Technology Expo 2021 dan MISIIT Archimedes Russian 2021.
“Pondok Inspirasi juga mendapatkan sesi coaching rutinan dan pemberdayaan komunitas dari PT Paragon Technology and Innovation. Pondok Inspirasi mengemban nilai-nilai ketangguhan, kreativitas, pemelajar dan menginspirasi,” papar Rico.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Achmad Rifqi
Editor: Darmadi Sasongko








