10 Tahun Pemerintahan Huda-Noor di Tuban: Waduk Jadi dan Tanggul Bengawan Solo Belum Rampung - Tugujatim.id

10 Tahun Pemerintahan Huda-Noor di Tuban: Waduk Jadi dan Tanggul Bengawan Solo Belum Rampung

  • Bagikan
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein saat memberikan pernyataan terkait persiapan Pemkab Tuban dalam melakukan pembelajaran tatap muka. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Jabatan Bupati Tuban dan Wakil Bupati Tuban, yang dipegang oleh Fathul Huda-Noor Nahar Husein telah sampai penghujung masa-masa akhir. Menjabat hampir selama 10 tahun dalam 2 periode ini, terdapat beberapa pekerjaan rumah yang ternyata belum berhasil dirampungkan.

Sebagian yang belum bisa diselesaikan tersebut yakni di bidang infrastruktur. Yakni Waduk Jadi dan juga pembangunan tanggul Sungai Bengawan Solo.

Hal tersebut juga diakui dan diungkapkan sendiri oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein. Ia menyatakan bahwa memang beberapa proyek tersebut belum direalisasikan.

“Waduk Jadi untuk mengatasi masalah banjir di wilayah Tuban kota bagian barat dan Merakurak,” kata Noor Nahar Husein menjelaskan pada awak media, Kamis (24/3/2021).

Harapkan APBN untuk Selesaikan Proyek Infrastruktur yang Belum Rampung

Politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, sampai saat ini banjir di bagian barat Kecamatan Tuban masih sering terjadi. Apabila memasuki musim hujan, air yang turun dari pegunungan ke daerah bawah membuat sungai tak kuat menampung deras air, sehingga luapan air meluber ke mana-kemana.

“Kalau ada waduk kan bisa diatur. Jadi tidak langsung gemrojok (air turun langsung secara deras, red). Harapan kita ini di take over oleh APBN di 2022,” ungkap wabup.

Terhenti karena Fokus Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Selain Waduk Jadi, masalah lainnya terdapat di pembangunan tanggul Sungai Bengawan Solo. Di mana kondisi tanggul yang memprihatinkan dan rawan longsor serta jebol. Menurutnya, hal tersebut harus segera diutamakan terlebih dulu.  Kendati sudah berjalan dengan ditangani APBN. Namun menurutnya hal itu masih berjalan perlahan.

“Memang karena fokus kita kemarin di 2020, full pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Sehingga belum tertangani,”ungkapnya.

Pihaknya berharap dikepemipinan selanjutnya masa pemerintahan Lindra – Riyadi masalah infrastruktur ini bisa ditangani dan diselesaikan. Karena ini, bukan lagi kepentingan pribadi atau golongan. Namun kebutuhan masyarakat Tuban. (Mochamad Abdurrochim/gg)

  • Bagikan