10 Tokoh Publik hingga Influencer di Kota Malang Siap Awali Vaksinasi - Tugujatim.id

10 Tokoh Publik hingga Influencer di Kota Malang Siap Awali Vaksinasi

  • Bagikan
Wali Kota Malang Sutiaji terus mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji terus mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi. (Foto:Feni Yusnia/Tugu Malang)

MALANG, Tugujatim.id – Pelaksanaan vaksinasi di Kota Malang sudah di depan mata. Setidaknya ada 10.024 vaksin sudah mendarat dengan aman di Dinas Kesehatan Kota Malang pada Senin malam (25/01/2021).

Hal tersebut seiring dengan persiapan Kota Malang dalam menentukan sederet pejabat publik maupun tokoh sebagai penerima vaksin pertama pada Februari 2021.

Menurut Wali Kota Malang Sutiaji, akan ada 10 nama yang akan menjalani vaksin pada tahap awal sebelum dilanjutkan kepada masyarakat umum.

“Nama 10 tokoh itu semuanya sudah terdata,” ujarnya Selasa (26/01/2021).

Mereka adalah Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Waka Polresta Malang Kota AKBP Totok Mulyanto Diyono, Kajari Kota Malang Andi Dharmawangsa, dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdiyan Primadhona.

Selain itu, ada Ketua Pengadilan Negeri Malang Nuruli Mahdilis, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, dan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya dr Putu.

Ada perwakilan tokoh agama, yaitu Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Malang Baroni dan Ketua PC NU Kota Malang Isroqunnajah.

“Nanti juga ada perwakilan dari tenaga medis. Influencer juga sudah kami data, yang mewakili nanti owner Juragan 99, Mas Gilang (Gilang Widya Pramana),” sambungnya.

Usai vaksinasi simbolis ini dilakukan, nantinya akan berlanjut kepada para tenaga kesehatan yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan Kota Malang. Hingga saat ini diketahui sudah terdata 6.450 tenaga kesehatan (nakes) yang siap vaksinasi.

Sementara itu, proses pendataan penerima vaksin juga terus dilakukan bagi pejabat pelayanan publik hingga masyarakat Kota Malang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebelumnya.

Sedangkan terkait kepastian pelaksanaan vaksinasi, Sutiaji menyebut, masih menunggu instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Belum (tanggal pelaksanaan vaksinasi), kami masih menunggu instruksi provinsi,” imbuh dia. (fen/ln)

  • Bagikan