MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tempat hiburan malam di Mojokerto, Jawa Timur, masih nekat beroperasi meski telah diminta tutup selama Ramadan dan Idulfitri. Terbaru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto masih mendapati beberapa titik masih nekat buka saat sidak.
Dari keterangan yang dihimpun, ada 7 rumah musik atau karaoke masih tetap beroperasi di Pungging. Saat sedang merazia, satpol PP menemukan 14 pekerja pemandu lagu (LC) yang sedang mangkal di lokasi sembari melayani para tamu.
“Total ada 14 pemandu lagu yang kami imbau untuk menghentikan aktivitas serta pulang ke rumah masing-masing. Ada juga kami temukan di Trawas, masih terdapat rumah karaoke yang buka meski sedang Ramadan,” ujar Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kabupaten Mojokerto Mahendra pada Minggu (16/03/2025).
Mahendra melanjutkan bahwa ada 6 rumah karaoke yang masih beroperasi di Trawas. Saat sedang merazia di Trawas, satpol PP mendapati total 16 orang LC yang sebagian besar sedang meladeni para tamu.
“Untuk wilayah Mojosari terpantau tutup dan menghentikan segala jenis aktivitasnya sejak turun menjelang Ramadan yang kami sosialisasikan beberapa waktu yang lalu,” tambah Mahendra.
Sementara, pendekatan humanis masih diutamakan dalam razia ini. Meski begitu, ada warning bila pemilik tempat hiburan malam tetap nekat buka meski bulan Ramadan berlangsung.
“Kalau setelah ini mereka masih aktif walaupun bulan puasa, akan kami tindak sesuai aturan pada Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah,” tegas Mahendra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








