Angka Kematian Kasus COVID-19 di Kota Malang Lampaui Rata-Rata Nasional

  • Bagikan
ilustrasi corona ventilator
Ilustrasi virus corona (Foto: Pixabay)

MALANG – Angka kematian kasus COVID-19 di Kota Malang masih lampau rata-rata nasional. Dari rata-rata di angka 5 persen, angka kematian per tanggal 8 Agustus kemarin masih 8,1 persen.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Malang, Husnul Mu’arif, bahwa angka kematian di Kota Malang hingga saat ini masih jauh melebihi angka rata-rata nasional sebanyak 5 persen.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Sampai saat ini angka kematian di Kota Malang sudah 8,1 persen. Kalau rata-rata nasional itu kan antara 4 persen sampai 5 persen,” ungkapnya, baru-baru ini.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Malang, hingga per 8 Agustus 2020, angka kasus positif di Kota Bunga ini sudah mencapai angka 823 jiwa.

Dalam sehari tercatat ada pertambahan 32 kasus. Di antaranya lagi-lagi ditemukan dari hasil swab PDP yang baru keluar sebanyak 28 kasus. Sementara, 2 orang diantaranya memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya dan 2 orang meninggal dunia.

Kendati begitu, angka kesembuhannya menunjukkan tren positif hingga mencapai 452 jiwa dan sebanyak 309 jiwa dalam pemantauan. Sementara, total angka kasus meninggal dunia mencapai 62 jiwa. Meski demikian angka tingkat kematian (mortality rate) ini terbilang tinggi.

Husnul menerangkan, rata-rata kasus positif hingga meninggal dunia ini didominasi pasien komorbid atau pasien dengan riwayat penyakit penyerta di usia-usia lanjut.

”Kalau usia variatif, tapi banyak didominasi kalangan usia lanjut 50 tahun ke atas,” katanya.

Sebagai informasi, total kasus suspect di Kota Pendidikan ini mencapai 1.789 jiwa. Diantaranya sudah menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 112 orang dan isolasi mandiri (rumah) 263 orang. Untuk angka kasus probable ada 72 orang dan 1.342 orang merupakan kasus discarded.

 

Reporter: Ulul Azmy
Editor: Gigih Mazda

  • Bagikan