• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sampah plastik dan mikroplastik mengotori lautan ikan mati

Pencemaran sampah plastik di lautan bakal menjadi bencana lingkungan. (Foto: Pixabay)

14 Juta Ton Sampah Plastik Mengendap di Dasar Lautan, Studi Membuktikan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Internasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

Canberra, Australia – Diperkirakan sebanyak 14 juta ton sampah plastik berukuran kurang dari 5mm mengendap di dasar lautan di seluruh dunia. Hal tersebut ditaksir berdasar hasil studi penelitian dari badan riset pemerintah Australia, CSIRO (The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation).

Dalam analisis temuan tersebut, diambil kesimpulan bahwa pada kedalaman 3 km, diperkirakan jumlah sampah plastik 30 kali lebih banyak jika dibandingkan di permukaan laut. Dan plastik tersebut berukuran kecil kurang dari 5 mm atau biasa disebut mikroplastik.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Sampel Penelitian Diambil di Kedalaman serta Laut Terpencil yang Diperkirakan Hanya Memiliki Sedikit Limbah Plastik

Hasil studi terkait sampah plastik itu merupakan studi dari sampel endapan yang diambil di 6 titik yang berbeda. Yakni berlokasi di sekitar 300 km lepas pantai selatan benua Australia dekat Teluk Australia Besar (Great Australian Bight).

Total sebanyak 51 sampel diambil setelah memisahkan dengan berat air. Setelah itu ditemukan bahwa dalam setiap gram sedimentasi, terdapat rata-rata 1,26 pecahan mikroplastik. Hal itu dipblusikan dalam artikel ilmiah di jurnal Frontiers in Marine Science.

Limbah sampah plastik yang dikhawatirkan berakhir di laut.
Limbah sampah plastik yang dikhawatirkan berakhir di laut. (Foto: Pixabay)

Peneliti Kepala di CSIRO, Dr Denise Hardesty yang sekaligus salah satu penulis artikel ilmiah tersebut bahwa limbah mirkoplastik itu ditemukan di kedalaman laut. Serta berada di tempat terpencil dan lautan yang begitu dalam yang diperkirakan sedikit sampah plastik.

“Artinya di seluruh perairan. Hal ini membuat kami terhenyak untuk memikirkan tentang dunia tempat kita tinggal. Serta dampak kebiasaan mengonsumsi kita yang berdampak pada tempat yang dianggap paling tak terjamah sekalipun,” ujar Hardesty seperti dilansir The Guardian, Senin (5/10/2020).

Karenanya ia berpesan bahwa tidak seharusnya sampah-sampah plastik itu berakhir di lautan dan menjadi limbah yang merusak lingkungan.

“Kita perlu memastikan bahwa lautan biru yang luas ini menjadi ladang pembuangan sampah. Bukti-bukti ini menjelaskan bahwa kita perlu menghentikan hal ini (mengotori lautan, red),” imbuhnya.

Untuk diketahui, penelitian terkait sampah plastik di luat yang dilakukan oleh CSIRO tersebut telah dimulai sejak 2017 silam. Mereka mulai mengebor dan mengambil contoh pada Maret-April tahun 2017 pada jarak 288 km dan 349 km dari bibir pantai selatan Australia. Mereka mengambil contoh-contoh itu dari kedalaman 1.655 meter hingga 3.016 meter.

Hanya saja, dari sampel yang diambil itu pihaknya tidak mengetahui dari masa atau tahun berapa saja plastik itu mengendap. Namun, mereka untuk sementara menyimpulkan bahwa sampah-sampah plastik di laut tersebut merupakan pecahan dari limbah konsumen atau rumah tangga.

Jumlah Sampah Plastik di Dasar Laut 34-57 Kali Lebih Banyak Dibanding yang Mengapung di Laut

Hasil studi sebelumnya, bahwa diperkirakan tahun 2016 terdapat antara 19 juta-23 juta ton plastik ditemukan di sungai maupun laut. Sedangkan di artikel jurnal ilmiah sebelumnya juga memperkirakan sebanyak 250 ribu ton plastik mengapung di lautan.

Sampah plastik kemungkinan lebih banyak berakhir di pesisir pantai atau daratan.
Sampah plastik kemungkinan lebih banyak berakhir di pesisir pantai atau daratan. (Foto: Pixabay)

Dan pada penelitian terakhir ini, pihaknya memperkirakan bahwa jumlah sampah mikroplastik di dasar lautan yakni antara 34-57 kali lebih banyak dibandingkan apa yang ada di permukaan laut.

Meski demikian, Hardesty megakui bahwa perkiraan tersebut mungkin bukanlah jumlah pasti yang sempurna.

“Namun ini berguna untuk memberikan gambaran terkait seberapa besar skala yang kita bicarakan saat ini,” bebernya.

Namun, hal tersebut kemungkinan masih bisa lebih besar. Sebab, ia menjelaskan bahwa jumlah endapan sampah plastik yang mereka temukan di dasar lautan itu jumlahnya sedikit. Yang mana sampah yang diproduksi dunia jumlahnya lebih besar daripada yang mengendap. Padahal, sampah-sampah tersebut pada akhirnya akan berakhir di lautan.

Dia yakin bahwa ada kemungkinan sampah-sampah itu berakhir di pesisir-pesiri pantai karena terbawa arus laut.

“Mungkin lebih banyak yang terjebak di darat daripada di laut,” pungkasnya. (gg)

 

 

Tags: Australialautmikro plastikmirkoplastikpenelitiansampah plastiksampah plastik di lautstudi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
imunisasi jarum suntik, bahaya menunda imunisasi

Awas! Ini Bahaya Menunda Imunisasi Anak di Tengah Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID