2 Minggu Ungkap 1.896 Kasus, Polres Malang Raih Peringkat 2 Operasi Pekat di Jawa Timur

  • Bagikan
Hasil tangkapan dan pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Polres Malang selama 2 minggu terakhir dalam Operasi Pekat. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Hasil tangkapan dan pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Polres Malang selama 2 minggu terakhir dalam Operasi Pekat. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Jajaran Polres Malang berhasil meraih peringkat kedua di jajaran polres-polres di Jawa Timur dengan pengungkapan kasus dalam gelaran Operasi Pekat 2021 selama dua minggu terakhir. Polres Malang hanya kalah satu strip dari pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Polrestabes Surabaya.

Sebagai informasi, Operasi Pekat 2021 sendiri tersebut digelar sejak tanggal 22 Maret 2021 hingga 2 April 2021 yang lalu. Dalam rentang waktu tersebut, pihaknya berhasil mengungkap total sebanyak 1.896 kasus. Artinya, prestasi Polres Malang terbilang sangat memuaskan.

“Selama operasi pekat 2021 ini mulai dilaksanakan dari 22 Maret 2021 sampai 2 April 2021 dari jajaran Satreskrim dan Satnarkoba ditambah Polsek jajaran kota telah melakukan pengungkapan kasus sebanyak kurang lebih 1.896 kasus,” terang Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, saat dikonfirmasi pada Kamis (08/04/2021) di Mapolres Malang saat melakukan pers conference.

Kasus-kasus yang diungkapkan oleh jajaran Polres Malang sendiri bervariasi mulai dari kejahatan jalanan sampai penyakit masyarakat.

“Kasus-kasus tersebut terdiri dari kasus judi, premanisme, curas, curat, curanmor, pornografi, prostitusi, kemudian ditambah penemuan miras dan narkoba. Iyu semua kita lakukan penindakan kurang lebih selama 2 minggu ini,” bebernya.

Jumlah tersangka yang diamankan juga tak tanggung-tanggung, total ada 947 orang diciduk selama gelaran Operasi Pekat 2021.

“Kita juga mengamankan kurang lebihnya 947 tersangka dengan rincian 199 tersangka kita lanjutkan ke proses penyidikan kemudian 357 tersangka Kita kenakan proses pidana ringan dan sisanya sekitar 391 orang kita lakukan proses pembinaan,” tuturnya.

Hasil ini membuat Polres Malang mendapatkan posisi kedua dalam gelaran Operasi Pekat yang dilakukan berbagai Polres jajaran di Jawa Timur, hanya satu peringkat di bawah Polrestabes Surabaya.

“Hasil ini sendiri merupakan peringkat kedua dari keseluruhan Polres jajaran yang melakukan operasi pekat jajaran ini. Jadi, yang pertama adalah Polrestabes Surabaya dan kedua Alhamdulillah adalah Polres Malang,” tegasnya.

Terakhir, Kapolres kelahiran Solok, Sumatera Barat ini mengatakan jika jumlah kasus ini mengalami peningkatan dari tahun lalu.

“Kalau dari peningkatan kuantitas kasus memang ada, kalau dari peringkat memang sejak tahun lalu kita peringkat dua,” pungkasnya.

  • Bagikan