MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang, Jatim, dalam dua hari terakhir dilanda dua kejadian tanah longsor karena cuaca ekstrem. Dua titik tanah longsor di Malang terjadi di Kecamatan Karangploso dan Singosari.
Pertama, tanah longsor di Malang yang pertama terjadi di jalan penghubung Desa Ngenep menuju Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kamis (04/12/2025), sekitar pukul 14.30. Sebelum longsor dan pohon tumbang, 30 menit hujan deras disertai angin kencang.
Bahkan, material longsor tutup sebagian badan jalan. Dua pohon ikut tumbang dan menutup ruas jalan penghubung desa.
Pohon jenis waru itu tumbang berdiameter sekitar 40 cm dan tinggi 12 meter. Dan pohon sengon berdiameter sekitar 50 cm dan tinggi 15 meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Sadono Irawan.
Nol Korban Jiwa dalam Bencana
Dia mengatakan, tim dan masyarakat telah membersihkan material longsor dan pohon tumbang. Jalan yang sempat tertutup sudah bisa dilalui kembali pada pukul 18.05.
Pasca kejadian pertama, tanah longsor di Malang juga terjadi pada Jumat (05/12/2025), sekitar pukul 15.00. Hujan deras kembali memicu bencana di Dusun Pusung, RT 18, RW 07, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari.

Tanah longsor di Malang terjadi di dua titik. Pertama di depan rumah warga dengan ketinggian longsor 5 meter, panjang 6 meter, volume 3 meter kubik. Titik kedua di Jalan Dusun Pusung penghubung RT 18 RW 07 menuju RT 17 RW 07, dengan ketinggian 4 meter, panjang 10 meter, volume 3 meter kubik.
Dia mengatakan, halaman depan rumah warga terdampak dan aksesnya terganggu. Untuk kendaraan roda dua, jalan masih dapat dilalui, namun roda empat belum bisa melewati jalur tersebut.
“Sabtu pagi akan dilaksanakan karya bakti untuk membuka kembali akses roda empat. Tidak ada korban jiwa dan kebutuhan mendesak berupa terpal juga sudah terpenuhi,” jelas Sadono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








