• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kati Pohler saat bersama kedua orangtua kandungnya, Fenxiang dan Lida. (Foto: BBC)

Kati Pohler saat bersama kedua orangtua kandungnya, Fenxiang dan Lida. (Foto: BBC)

20 Tahun Berpisah, Anak yang ‘Dibuang’ Akhirnya Bertemu Orang Tuanya

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Featured, Internasional, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ibu sangat menyesal

Akhirnya, Lida, Fenxiang dan kakak kandung Kati tiba di atas jembatan legendaris itu. Sambil berjalan, mereka memandang setiap orang yang lalu-lalang di hadapannya.

“Saya melihatnya!” Lida tak kuasa menahan bahagia. “Di mana?” sang ibu, Fenxiang, tidak kalah penasaran. “Di sana…”

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

Kati akhirnya bertemu orang tua kandung dan saudara perempuannya. Tangisan kebahagiaan pun tumpah di atas jembatan. Mereka saling berpelukan. “Akhirnya, aku melihatmu. Ibu sangat menyesal. Maafkan ibumu. Akhirnya, aku bertemu denganmu, nak.”

Setelah pertemuan ini, Kati menghabiskan beberapa hari untuk mengenal keluarga kandungnya. Mereka makan, belanja serta menghidupkan petasan secara bersama untuk merayakan kehadiran anaknya yang hilang itu.
“Mereka sangat peduli. Dan yang sangat lucu, ibu kandung saya mengatakan ‘oh kasihan, kamu sangat kurus’. Tapi kemudian saya menatap kakak saya: dia jauh lebih kurus.”

“Dia sangat peduli. Sepanjang perjalanan, dia trus saja meminta saya makan semuanya. Hal-hal kecil seperti itu …”

Tidak merasa harus memaafkan

Keesokan harinya, sang ayah menunjukkan lokasi dia meninggalkan Kati saat masih bayi. “Saya tahu ada yang menemukanmu, karena saya mendengar kamu menangis.” Lida mencoba mengenang lagi.

Lida mengaku saat itu ingin mengambil kembali bayinya, tetapi dilarang oleh keluarganya.

Terhadap apa yang terjadi saat itu, Kati mengatakan: “Dia (ayahnya) benar-benar hanya ingin agar saya memaafkannya … Tapi menurut saya, saya tidak merasa harus memaafkan mereka, karena mereka terjebak sistem.”

Di hari berikutnya, Kati, kedua orang tua dan kakak kandungnya melakukan percakapan melalui video call dengan orang tua angkatnya di Michigan.

“Saya tahu, saya tidak bertanggung jawab sebagai seorang ibu. Kami sangat berterima kasih kepada Anda karena telah merawatnya,” kata Fenxiang.

Ruth kemudian membalas: “Kami juga sangat berterima kasih pada Anda karena telah memberikan kehidupan pada Kati.

Orang tua angkat: ‘Kami tidak kehilangan apapun’

Ruth Pohler mengaku ikut merasakan kebahagiaan anaknya. “Kami sangat mencintainya dan dia tahu itu, dan kami tidak kehilangan apapun hari ini. Kami sama sekali tidak kehilangan apa-apa. Kami hanya senang untuknya.”

Sang ayah angkat, ikut berkata: “Saya senang dia sampai pada titik ini. Dan saya hanya berharap ada perasaan damai dan kepuasan pada dirinya dengan pertemuan itu. Jika itu berarti mengembangkan hubungan dengan mereka, maka tidak masalah. Itu bagus.”

Beberapa hari kemudian, Kati kembali ke Michigan. Di bandar udara keberangkatan, keharuan kembali muncul saat mereka harus berpisah. Air mata meleleh di pipi ibu kandung Kati, Fenxiang.

Tiba di Michigan, Kati kemudian melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dan mulai mendalami bahasa Mandarin. Dia berharap suatu hari bisa mempertemukan semua keluarganya.

 

 

Page 4 of 4
Prev1...34
Tags: ChinaCinakisahTiongkok
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Gerakan Rumah Ibadah Bergerak yang diinisiasi beberapa tokoh di Malang. Semangat saling bergandengan tangan untuk melawan pandemi Covid-19. (Foto: Dokumen)

Gerakan Rumah Ibadah Bergerak, Semangat Kebersamaan untuk Melawan Pandemi Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID