• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kati Pohler saat bersama kedua orangtua kandungnya, Fenxiang dan Lida. (Foto: BBC)

Kati Pohler saat bersama kedua orangtua kandungnya, Fenxiang dan Lida. (Foto: BBC)

20 Tahun Berpisah, Anak yang ‘Dibuang’ Akhirnya Bertemu Orang Tuanya

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Featured, Internasional, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Takut kehilangan Kati

Menanggapi harapan orang tua kandung Kati, seperti yang dituliskan dalam dokumen itu, orang tua angkatnya dapat memahaminya.

“Itu adalah permintaan yang tulus kepada kita. Tapi karena kita tinggal berjauhan, bisakah kita melakukannya?” kata Ruth.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

Saat umur Kati memasuki 10 tahun, ada upaya untuk mempertemukannya dengan orang tua kandungnya, tetapi ini tidak berjalan seperti diharapkan.
Utusan dari keluarga Ken Pohler telah dikirim ke Cina, tetapi rencana menjadi berantakan karena kehadiran media. Orang tua angkatnya membatalkan pertemuan itu dengan alasannya Kati belum siap menghadapi “situasi” di negara asalnya.

“Ketakutan saya adalah kemungkinan saya bisa kehilangan anak perempuan saya …. Saya terikat, dia adalah anak perempuan saya, kami telah mengadopsinya,” kata Ruth.

Lida tentu saja kesal, namun dia tetap menunggu pertemuan tersebut. Sejak 2004 Lida selalu mengunjungi jembatan tersebut setiap tahun dan hasilnya nihil. “Saya tidak terlalu berharap, tapi saya tetap menunggu.”

Kati berangkat ke China

Orang tua kandung Kati, Fenxiang dan Lida yang akhirnya kembali dipertemukan setelah berpisah 20 tahun lamanya. (Foto: BBC)
Orang tua kandung Kati, Fenxiang dan Lida yang akhirnya kembali dipertemukan setelah berpisah 20 tahun lamanya. (Foto: BBC)

Kati kemudian memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Cina untuk menemui orang tua biologisnya. Keinginan ini sulit dia tolak saat usianya memasuki 20 tahun.

Dia juga sempat mempertanyakan sikap orang tuanya yang menganggap dirinya belum siap untuk bertemu orang tua kandungnya.
Pada saat bersamaan, Kati menemukan film dokumenter berjudul Long Wait For Home yang orang tua kandungnya muncul dalam film itu. “Agak sulit dipercaya, mengapa orang tua angkat saya tidak memberitahu saya lebih awal.”

“Saya menontonnya di sekolah, di perpustakaan. Itu kesalahan besar, dan saya mulai menangis …”

Akhirnya, Ken dan Ruth Pohler, orang tua angkatnya mengizinkannya untuk menemui orang tua kandungnya. Mereka kemudian melakukan kontak ulang dengan orang tua kandungnya di Cina.

Ingin hubungan berlanjut

Kati akhirnya terbang ke Cina untuk menemui orang tuanya di jembatan terkenal itu.

“Cinta itu nyaris luar biasa. Orang tua angkat sangat mencintaiku, dan sekarang saya memiliki cinta seperti ini dari orang tua kandung saya,” ungkap Kati.

Dalam perjalanan menuju Cina, Kati tidak bisa menutupi perasaannya yang campur aduk. “Ketakutan terbesar saya adalah bagaimana saya akan menyukainya, apakah saya mengecewakan mereka, tapi saya juga tahu kepedihan yang mereka alami.”

Dia juga menyebut faktor bahasa dan budaya sebagai hambatan lainnya. “Idealnya, saya tidak ingin pertemuan ini hanya sekali. Saya ingin semacam hubungan lanjutan.”
Perasaan yang nyaris sama juga dirasakan orang tua kandungnya, ketika menunggu kedatangan Kati.

“Apa yang bisa saya katakan kepadanya saat bertemu? Apakah akan membantu kalau saya minta maaf? Tidak. Sepuluh ribu kata maaf tidak akan cukup,” ungkap Lida.

Page 3 of 4
Prev1234Next
Tags: ChinaCinakisahTiongkok
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Gerakan Rumah Ibadah Bergerak yang diinisiasi beberapa tokoh di Malang. Semangat saling bergandengan tangan untuk melawan pandemi Covid-19. (Foto: Dokumen)

Gerakan Rumah Ibadah Bergerak, Semangat Kebersamaan untuk Melawan Pandemi Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID