• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kati Pohler saat bersama kedua orangtua kandungnya, Fenxiang dan Lida. (Foto: BBC)

Kati Pohler saat bersama kedua orangtua kandungnya, Fenxiang dan Lida. (Foto: BBC)

20 Tahun Berpisah, Anak yang ‘Dibuang’ Akhirnya Bertemu Orang Tuanya

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Featured, Internasional, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Takut kehilangan Kati

Menanggapi harapan orang tua kandung Kati, seperti yang dituliskan dalam dokumen itu, orang tua angkatnya dapat memahaminya.

“Itu adalah permintaan yang tulus kepada kita. Tapi karena kita tinggal berjauhan, bisakah kita melakukannya?” kata Ruth.

You might also like

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

04/06/2026 10:01 AM
Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM

Saat umur Kati memasuki 10 tahun, ada upaya untuk mempertemukannya dengan orang tua kandungnya, tetapi ini tidak berjalan seperti diharapkan.
Utusan dari keluarga Ken Pohler telah dikirim ke Cina, tetapi rencana menjadi berantakan karena kehadiran media. Orang tua angkatnya membatalkan pertemuan itu dengan alasannya Kati belum siap menghadapi “situasi” di negara asalnya.

“Ketakutan saya adalah kemungkinan saya bisa kehilangan anak perempuan saya …. Saya terikat, dia adalah anak perempuan saya, kami telah mengadopsinya,” kata Ruth.

Lida tentu saja kesal, namun dia tetap menunggu pertemuan tersebut. Sejak 2004 Lida selalu mengunjungi jembatan tersebut setiap tahun dan hasilnya nihil. “Saya tidak terlalu berharap, tapi saya tetap menunggu.”

Kati berangkat ke China

Orang tua kandung Kati, Fenxiang dan Lida yang akhirnya kembali dipertemukan setelah berpisah 20 tahun lamanya. (Foto: BBC)
Orang tua kandung Kati, Fenxiang dan Lida yang akhirnya kembali dipertemukan setelah berpisah 20 tahun lamanya. (Foto: BBC)

Kati kemudian memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Cina untuk menemui orang tua biologisnya. Keinginan ini sulit dia tolak saat usianya memasuki 20 tahun.

Dia juga sempat mempertanyakan sikap orang tuanya yang menganggap dirinya belum siap untuk bertemu orang tua kandungnya.
Pada saat bersamaan, Kati menemukan film dokumenter berjudul Long Wait For Home yang orang tua kandungnya muncul dalam film itu. “Agak sulit dipercaya, mengapa orang tua angkat saya tidak memberitahu saya lebih awal.”

“Saya menontonnya di sekolah, di perpustakaan. Itu kesalahan besar, dan saya mulai menangis …”

Akhirnya, Ken dan Ruth Pohler, orang tua angkatnya mengizinkannya untuk menemui orang tua kandungnya. Mereka kemudian melakukan kontak ulang dengan orang tua kandungnya di Cina.

Ingin hubungan berlanjut

Kati akhirnya terbang ke Cina untuk menemui orang tuanya di jembatan terkenal itu.

“Cinta itu nyaris luar biasa. Orang tua angkat sangat mencintaiku, dan sekarang saya memiliki cinta seperti ini dari orang tua kandung saya,” ungkap Kati.

Dalam perjalanan menuju Cina, Kati tidak bisa menutupi perasaannya yang campur aduk. “Ketakutan terbesar saya adalah bagaimana saya akan menyukainya, apakah saya mengecewakan mereka, tapi saya juga tahu kepedihan yang mereka alami.”

Dia juga menyebut faktor bahasa dan budaya sebagai hambatan lainnya. “Idealnya, saya tidak ingin pertemuan ini hanya sekali. Saya ingin semacam hubungan lanjutan.”
Perasaan yang nyaris sama juga dirasakan orang tua kandungnya, ketika menunggu kedatangan Kati.

“Apa yang bisa saya katakan kepadanya saat bertemu? Apakah akan membantu kalau saya minta maaf? Tidak. Sepuluh ribu kata maaf tidak akan cukup,” ungkap Lida.

Page 3 of 4
Prev1234Next
Tags: ChinaCinakisahTiongkok
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

by Dwi Linda
04/06/2026 10:01 AM
0

Tugujatim.id – Colony tayang di Indonesia akhirnya menjadi kenyataan bagi para penggemar film Korea yang sudah lama menantikan penayangannya di...

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Next Post
Gerakan Rumah Ibadah Bergerak yang diinisiasi beberapa tokoh di Malang. Semangat saling bergandengan tangan untuk melawan pandemi Covid-19. (Foto: Dokumen)

Gerakan Rumah Ibadah Bergerak, Semangat Kebersamaan untuk Melawan Pandemi Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID