MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bantuan kain seragam gratis untuk 21 ribu lebih siswa di Kabupaten Mojokerto akhirnya disalurkan. Bantuan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah tahun 2025 ini secara simbolis untuk SDN Banjaragung I di Puri, dan SMPN 1 Sooko di Sooko.
Informasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto menyebutkan, 21 ribu lebih siswa ini berasal dari berbagai jenjang. Dengan rincian, siswa SD Negeri sejumlah 10.469 siswa yang masing-masing menerima seragam merah putih, batik, dan pramuka.
Baca Juga: Tepat Sasaran, Ketua DPRD Kota Malang: Distribusi Seragam Sekolah Gratis Harus sesuai Data Akurat
Lalu, siswa SMP negeri sebanyak 8.604 siswa, masing-masing menerima seragam putih biru, batik, dan pramuka serta siswa SMP swasta sebanyak 2.649 siswa, masing-masing menerima seragam batik dan celana biru.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida mengatakan bahwa program bantuan operasional sekolah ini seturut dengan agenda transformasi digital pendidikan yang dimulai sejak 2023 lalu.
“Bantuan (seragam) ini menjadi bagian strategi komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Transformasi digital juga dimulai sejak 2023 di Kabupaten Mojokerto melalui Chromebook, jaringan internet fiber optik, papan interaktif, termasuk program Kandidat Sekolah Rujukan Google,” terangnya, Rabu (10/12/2025).
Target 75 Persen Pendidik Mahir Teknologi Digital
Yo’ie menambahkan, pihaknya menargetkan 75 persen pendidik di Mojokerto mahir teknologi digital.
“Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan sertifikasi digital, kami targetkan itu,” tandasnya.
Terpisah, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan bahwa selain bantuan seragam gratis, dirinya turut menyoroti penggunaan teknologi pembelajaran melalui Interactive Flat Panel (IFP) yang menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan era digitalisasi.
“Selain memberikan seragam tadi, kami sekaligus melihat langsung pembelajaran menggunakan IFP, ternyata sangat mengasyikkan, interaktif, dan tidak membosankan,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








