• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Operasi Zebra Semeru.

Petugas gabungan menggelar Operasi Zebra Semeru 2025 di Tuban. (Foto: dok. Istimewa)

26.626 Pelanggaran Melonjak dalam Operasi Zebra Semeru di Tuban, 1.129 Pengendara Terekam ETLE

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 di Kabupaten Tuban, Jatim, mencatat lonjakan pelanggaran yang jauh di luar tren tahun sebelumnya. Satuan Lalu Lintas Polres Tuban merilis data bahwa jumlah pelanggaran pada tahun ini naik hingga puluhan kali lipat dibandingkan 2024.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban Ipda Rizky Dwi Prasetyo menjelaskan, total pelanggaran yang tercatat sepanjang Operasi Zebra Semeru tahun ini mulai 17-30 November 2025 mencapai 26.626 kasus. Angka tersebut melonjak signifikan dari 727 kasus pada 2024.

You might also like

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM
Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

04/06/2026 11:07 AM

Baca Juga: 103 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas di Kabupaten Malang: Didominasi Tak Pakai Helm hingga Terabas Lampu Merah

“Kalau kami lihat datanya, peningkatannya memang sangat besar. Kategori pelanggaran paling banyak tetap pengendara yang tidak memiliki SIM,” ujar Ipda Rizky, Senin (01/12/2025).

Peningkatan paling mencolok terlihat pada penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Pada 2025, kamera ETLE mencatat 1.129 pelanggaran yang langsung diterbitkan sebagai surat tilang.

Polisi Optimalkan di Titik Rawan Pelanggaran

Angka itu naik drastis dari 2024 yang hanya 30 tilang ETLE. Menurut Ipda Rizky, hal ini terjadi seiring optimalisasi kamera pemantau dan evaluasi titik rawan pelanggaran.

“ETLE membuat pelanggaran lebih mudah terdeteksi. Sistem ini berjalan otomatis dan sangat membantu penegakan hukum tanpa kontak langsung,” tuturnya.

Perubahan kebijakan penindakan juga terlihat dari nihilnya tilang manual tahun ini. Pada 2024, petugas masih menerbitkan 508 tilang manual, namun pada Operasi Zebra Semeru 2025 seluruh penindakan resmi dialihkan ke ETLE dan teguran simpatik.

Sementara itu, kategori teguran justru meningkat tajam dari 189 teguran pada 2024 menjadi 25.497 teguran pada 2025. Teguran ini diberikan kepada pengendara yang melanggar ringan ataupun tidak membawa kelengkapan berkendara.

Operasi Zebra Semeru di Tuban.
Operasi Zebra Semeru 2025 menyisir para pelanggar di Tuban. (Foto: dok. Istimewa)

Untuk jenis pelanggaran, ketidakhadiran surat izin mengemudi tetap mendominasi. Pada 2024, terdapat 180 pelanggar tanpa SIM, sedangkan pada 2025 jumlahnya meningkat menjadi 11.585 orang. Angka ini menjadi penyumbang terbesar dari total pelanggaran yang tercatat dalam operasi tahun ini.

“Tidak punya SIM masih menjadi pelanggaran terbanyak. Ini menunjukkan masih banyak pengendara yang belum memenuhi syarat dasar sebelum berkendara di jalan raya,” jelas Ipda Rizky.

Jika dilihat dari keseluruhan data, perbandingan antara 727 pelanggaran pada 2024 dan 26.626 pelanggaran pada 2025 menggambarkan betapa masifnya peningkatan pelanggar lalu lintas tahun ini.

Ipda Rizky menegaskan, seluruh data tersebut menjadi dasar evaluasi kepolisian untuk meningkatkan kembali edukasi keamanan berkendara.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kelengkapan berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniBerita Polres TubanKabupaten Tuban hari iniOperasi Zebra Semeru 2025Operasi Zebra Semeru 2025 di Kabupaten TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Next Post
DPRD Kota Malang.

Layanan Publik Berdampak, DPRD Kota Malang Desak Segera Isi Kekosongan Jabatan Definitif

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID