• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Foto: Pixabay.

Foto: Pixabay.

3 Kunci Hidup Produktif di Perantauan saat Idul Fitri

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Perayaan Idul Fitri tahun ini terasa sangat berbeda lantaran beberapa daerah telah menetapakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19.

Tradisi mudik lebaran dan halal bihalal pun tidak seperti biasanya. Bahkan pemerintah telah membuat aturan hingga sanksi bagi masyarakat untuk melakukan mudik lebaran. Tentu, hal ini sangat disayangkan bagi sebagian masyarakat atau mahasiswa yang berada di perantauan melewati suasana lebaran dengan sendiri.

You might also like

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

20/07/2026 11:00 AM
Teknik Feynman

Sering Kesulitan Memahami Materi? Coba 7 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

13/07/2026 8:26 AM

Pandemi virus corona telah membuat kehidupan normal terhenti, termasuk praktik keagamaan, dengan shalat tarawih berjamaah di rumah saja untuk menghambat penyebaran COVID-19.

Pakar Psikologi, M Salis Yuniardi PhD menyebutkan untuk menghadapi perayaan idul fitri yang berbeda dari tahun sebelumnya perlu digunakan pendekatan resiliensi dengan maksud kondisi kemalangan tidak berarti selalu negatif.

“Kondisi kemalangan ini bisa memunculkan kekuatan tersendiri membuat kita pada level lebih tinggi dari sebelum kemalangan, asalkan bisa mengambil hikmahnya,” ucap Ketua Himpunan Psikologi Indonesia Cabang Malang Raya ini.

Dalam hal ini, ada tiga komponen yang bisa merubah rasa kemalangan menjadi nilai positif yaitu I am, I have dan I can. Dia menjelaskan situasi seperti ini lebih baik digunakan untuk refleksi diri mencoba untuk menemukan dan mengenali diri sendiri.

“I am (saya) dalam situasi seperti ini kita gunakan untuk mengenali diri kita siapa? cukup rentan atau tidak, kita sebagai parent yang dijadikan role model buat anak ataupun yang sudah dewasa perlu adanya assesment diri agar tindakan selanjutnya tidak meleset,” ucapnya.

Selanjutnya, setelah mengenali diri kita lalu menemukan suatu yang baru I have yaitu apa yang kita miliki selama ini secara internal atau eksternal.

“Kita harus selalu bersyukur meskipun jauh dengan keluarga dan tidak bisa mudik, tetapi kita masih ada keluarga dan adanya teknologi yang membuat lebih mudah. Dari sini kita bisa lebih bersyukur atas apa yang kita miliki,” imbuhnya.

“Dengan kita mengenali siapa diri kita dan apa yang kita miliki maka kita harus bisa melakukan hal positif yang disebut I can. Merancang dan menjalankan hal produktif di tengah pandemi seperti ini. Banyak hal yang dapat kita lakukan diantaranya menekuni bisnis online, mengerjakan skripsi, berolahraga dan melakukan video call dengan orang tua,” imbuh Salis.

“Kita harus bisa menjaga untuk tetap aktif dan produktif diwaktu yang bersamaan dengan tiga konsep tersebut,” papar Salis.

Dia menambahkan, jika beban emosional tidak bisa ditahan lagi maka tidak menjadi masalah bagi kita untuk mengeluarkan emosional arousal. Namun, harus segera melakukan tiga komponen tersebut agar rasa malang tidak menjadi berlarut.

“Jika 3 hal kunci tersebut diterapkan di tempat perantauan akan menghasilkan karya yang luar biasa bukan lagi menjadi kemalangan atau kesedihan,” tandas Salis.

Reporter: Rezza Doa

Tags: Idul Fitriperantauantips
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 11:00 AM
0

Tugujatim.id - Kucing yang biasanya selalu buang air di litter box terkadang bisa tiba-tiba pipis atau buang air besar di lantai,...

Teknik Feynman

Sering Kesulitan Memahami Materi? Coba 7 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

by Mochamad Abdurrochim
13/07/2026 8:26 AM
0

Tugujatim.id – Bagi sebagian pelajar maupun mahasiswa, memahami materi pelajaran tidak selalu cukup hanya dengan membaca berulang kali. Meski sudah...

Charger HP Cepat Rusak

Kenapa Charger HP Cepat Rusak? Ini 11 Kebiasaan yang Sering Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 12:00 PM
0

Tugujatim.id - Charger HP yang cepat rusak sering kali membuat proses pengisian daya menjadi terganggu dan memaksa pengguna membeli charger...

Merek Deodoran.

8 Merek Deodoran Antiperspiran Wanita Terbaik di Bawah 50 Ribu, Bantu Kurangi Bau Badan dan Keringat

by Dwi Linda
11/07/2026 2:09 PM
0

Tugujatim.id - Deodoran antiperspiran menjadi salah satu produk yang banyak digunakan untuk membantu mengurangi bau badan sekaligus mengontrol keringat saat...

Next Post
Di Balik Ketupat dan Opor di Hari Raya Idul Fitri

Di Balik Ketupat dan Opor di Hari Raya Idul Fitri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID