SURABAYA, Tugujatim.id — PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya kembali mewujudkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan lewat Program Guru Transformasional. Hasilnya, ada 30 guru Surabaya yang lulus pada program ini.
Program Guru Transformasional Kota Surabaya resmi ditutup dalam sebuah acara closing ceremony usai digelar selama delapan bulan sejak Oktober 2025 hingga Mei 2026.
Fokus program ini pada peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Sebanyak 30 guru terpilih dari 13 MTs dan 6 MA dari wilayah Kota Surabaya dan Kab. Sidoarjo binaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengikuti rangkaian pelatihan intensif yang dirancang untuk menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif, aktif, dan menyenangkan.
Para peserta ikut empat sesi pelatihan yaitu tiga pelatihan luring dan satu pelatihan daring. Program ini juga dilengkapi dengan sistem asesmen di awal dan akhir kegiatan untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta secara terukur.
Puncaknya, English Fest terselenggara menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran melalui berbagai booth interaktif dan kompetisi berbahasa Inggris. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan dampak program terhadap guru, tetapi juga terhadap peningkatan kemampuan siswa secara langsung.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ahmad Zaenudin saat sambutan menyampaikan, program ini wujud nyata kontribusi perusahaan dalam dunia pendidikan sekaligus bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Program Guru Transformasional ini menjadi bentuk komitmen kami dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya kompetensi guru Bahasa Inggris. Kami harap para guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan kemampuan serta kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi secara global,” ujarnya.
Dia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kami apresiasi sinergi bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Putera Sampoerna Foundation. Harapannya, program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi berdampak dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan guru peserta program menyampaikan kesan positif atas pelatihan yang telah diikuti. Salah satu peserta mengungkapkan, program ini memberikan pengalaman baru dalam mengajar Bahasa Inggris secara lebih kreatif dan interaktif.
“Program ini sangat membantu kami dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif dan menarik. Kami menjadi lebih percaya diri dalam mengajar dan siswa juga terlihat lebih antusias dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris,” ungkapnya.
Baca Juga: Praktis dan Minim Risiko, Tabungan Emas Pegadaian Bojonegoro Jadi Favorit Gen Z
Selain pelatihan, program ini juga mengapresiasi peserta terbaik melalui penghargaan Best Achiever dan Best Performer. Di akhir program, seluruh peserta memperoleh sertifikat Bahasa Inggris berstandar internasional sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kompetensinya.
PT Pegadaian juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat atas kolaborasi yang telah terjalin dalam menyukseskan program ini.
Dengan berakhirnya Program Guru Transformasional, harapannya dampak positif yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh para guru, tetapi juga oleh siswa serta ekosistem pendidikan secara luas di Kota Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








