• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Burung Rangkong Badak yang masi tinggal di Pulau Sempu

Spesies burung Rangkok Badak yang masih tinggal di kawasan CA Pulau Sempu. (Foto: BBKSDA Jawa Timur)

5 Fakta Pulau Sempu yang Ingin Dibangun Lapas oleh Kemenkumham

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Pilihan Redaksi
1
Share on FacebookShare on Twitter

Malang – Sejak kemarin ramai diperbincangkan terkait keinginan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoli, mendirikan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kabupaten Malang di Pulau Sempu.

Tentu ini menjadi pro dan kontra karena hingga saat ini status Pulau Sempu sebagai cagar alam.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Berikut 5 fakta Pulau Sempu yang dihimpun tim tugumalang.id dari website BBKSDA Jawa Timur.

1. Masih Berstatus Cagar Alam

Status Pulau Sempu yang merupakan cagar alam membuat pulau yang merupakan bagian dari gugusan Pulau Melayu ini hanya boleh dijadikan objek penelitian.

Hingga saat ini terus dilakukan rehabilitasi terhadap pulau ini agar fungsi cagar alamnya kembali pulih dan optimal kembali.

Baca Juga: Mau Belanja Aman di Online Shop? Tips-tips Ini Wajib Anda Ketahui!

2. Wisatawan Dilarang Memasuki Pulau Sempu

Pulau Sempu beberapa tahun belakangan memang sering dijadikan objek wisata bagi masyarakat. Namun, ternyata Pulau Sempu dilarang untuk dikunjungi kecuali untuk penelitian dan edukasi.

Seandainya ada wisatawan yang nekat menyebrangi laut untuk menuju pulau tersebut, siap-siap akan distop oleh Suatu Polisi Kehutanan yang rutin melakukan patroli.

Petugas akan memberikan sosialisasi dan meminta penumpang dan pemilik perahu untuk putar balik.

3. Menyimpan Lebih dari 30 Jenis Burung

Tim patroli dan pengamat burung dari BBKSDA dan ProFauna menemukan setidaknya ada lebih dari 30 jenis burung di pulau ini.

Terpantau burung-burung langka seperti Elang Ular Bido (Spilornis cheela), Elang Laut Perut Putih (Haliaeetus leucogaster), Kangkareng Perut Putih (Anthracoceros albirotris), Rangkong Badak (Bucheros rinoceros) dan Julang Emas (Rhyticetos undulatus) masih tampak berkeliaran di sana.

Juga jenis Kokokan Laut, Julang Emas, Kangkareng Perut Putih, Pelatuk Ayam, Raja Udang Meninting, Takur Tenggeret, Cekakak Australia, Cica Daun Besar, Asi Topi Sisik, Cangak Merah, Cucak Keling dan lainnya masih ditemukan.

4. Masih Didiami Macan Tutul

Ternyata Pulau Sempu masih didiami oleh Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas). Meskipun, keberatan belum pernah tertangkap kamera yang disiapkan BBKSDA Jawa Timur.

Namun, masyarakat dan petugas berhasil menjumpai keluarga dekat kucing itu baik secara langsung maupun tidak langsung.

Macan Tutul Jawa ini pertama kali dijumpai di pulau ini pada 1996. Dan terbaru pada 2013 saat petugas BKSDA melaksanakan Pelepasliaran Elang Bondol.

Jenis Macan Tutul Jawa yang ditemukan diperkirakan merupakan Macan Tutul (light morph) dan Macan Kumbang (dark morph).

5. Sudah Terapkan Smart Patroli

Satuan Polisi Kehutanan bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) sudah menerapkan sistem smart patroli untuk mencegah adanya perburuan liar.

Caranya dengan melakukan patroli pada titik-titik yang dianggap rawan perburuan dan membuka jalur baru bila ditemukan tindak pidana kehutanan di Pulau Sempu.

Lalu, data-data akan dicatat mulai dari titik koordinat jalur sampai hasil pengamatan untuk dijadikan database kawasan. Data akan dicatat detail, bahkan tanda-tanda suara satwa akan dimasukkan dalam database.

Dipasang juga kamera pengawas pada titik-titik yang sering dilewati Macan Tutul Jawa. (rap/gg)

Tags: cagar alamCagar Alam Pulau SempuKabupaten MalangKemenkumhamlapaslembaga pemasyarakatanMalangPulau Sempuwilayah konservasiYasonna Laoly
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
pondok pesantren ponpes batu covid-19

31 Penghuni Ponpes Al Izzah Kota Batu Positif COVID-19

Comments 1

  1. Pingback: Pertama di Indonesia, Tuban Berhasil Ekspor Jagung ke Thailand - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID