• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemandangan Masjid Terapung di Kabupaten Pacitan dari udara (kiri) dan tampak samping (kanan)./tugu jatim

Pemandangan Masjid Terapung di Kabupaten Pacitan dari udara (kiri) dan tampak samping (kanan). (Foto: Pacitanku.com)

5 Fakta Unik Masjid Terapung Kabupaten Pacitan

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PACITAN, Tugujatim.id – Pasar dan rumah makan terapung sudah banyak ditemukan. Bagaimana dengan Masjid Terapung? Sejak tahun 2020 lalu, Pacitan memiliki ikon sekaligus destinasi wisata religi baru yaitu Masjid Terapung di muara sungai Grindulu, pantai PancerdoorP, Kabupaten Pacitan.

Ketika berkunjung ke masjid unik ini, Anda akan disuguhi panorama alam yang eksotis. Ternyata, ikon wisata religi yang satu ini memiliki beragam fakta unik. Simak penjelasan berikut.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

1. Pencetusnya Tokoh Kharismatik Pimpinan Pondok Tremas

Seperti yang dilansir Pacitanku.com, ide pembangunan Masjid Terapung ini digagas KH Fuad Habib Dimyati, Kiai kharismatik yang juga pimpinan Pondok Pesantren Tremas. Sebelum dibangun masjid, lokasi Pancerdoor sering digunakan untuk perbuatan yang kurang baik seperti berpacaran.

Padahal, tempat tersebut halal untuk mencari nafkah khususnya nelayan dan pelaku pariwisata. Pembangunan Masjid Terapung ini dimulai pada Senin (02/03/2020) dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan persatuan umat. Berbagai elemen dan komunitas turut mendukung pembangunan masjid tersebut.

2. Bangunan Masjid Terapung

Dibangun dengan bahan dasar bambu, Masjid Terapung terlihat menarik dan eksotis. Sedangkan fondasinya dibuat dari drum yang dipompa, dan tikar pandan sebagai lantai. Atap masjid dibuat dari ijuk pohon aren sehingga menambah suasana sejuk di dalam masjid. Untuk mengantisipasi arus deras Sungai Grindulu, masjid ini ditambatkan dengan tali pancang.

3. Berfungsi Khusus sebagai Tempat Ibadah

Seperti pesan Gus Fuad, sapaan akrab KH. Fuad Dimyati, yang dilansir Pacitanku.com, meskipun memiliki daya tarik sebagai destinasi wisata, Masjid Terapung tetap harus difungsikan khusus menjadi tempat ibadah bukan wisata. Dalam hal ini untuk salat, zikir, salawat, pengajian, dan ibadah lainnya, agar masyarakat mendapatkan keselamatan dan kedamaian.

4. Miliki Delapan Nama Berbeda

Menurut kanal YouTube Kang Nur Official, Masjid Terapung Pancerdoor memiliki delapan nama berbeda. Di antaranya, Masjid Kali Kidul, Masjid Kanjeng Kidul, Masjid Kali Jogo, Masjid Jaga Kali, Masjid Khidzir, Masjid Jaga Jagad, Masjid Jagade Bumi Pacitan, terakhir Masjid Kemampul. Semua nama tersebut memiliki filosofi kehidupan yang bermakna.

5. Pernah Terbawa Arus ke Laut Selatan

Masjid Kemampul pertama di Pacitan itu ternyata pernah hanyut terbawa arus hingga ke tengah teluk Pacitan pada Februari 2021 lalu. Untungnya masjid berukuran 10 x 10 meter tersebut berhasil dievakuasi dan dibawa kembali ke tempatnya. Dilansir oleh Pacitankab.go.id, proses evakuasi dilakukan oleh Pondok Tremas bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Satpol PP Kabupaten Pacitan, Club Off Road, TNI, dan ratusan masyarakat, dengan penarikan menggunakan tali sepanjang 340 meter.

Pada Rabu (10/02/2021) sore, Masjid Terapung berhasil dievakuasi ke tepi. Sumber ini pun menyebutkan bahwa menurut perkiraan, penyebab hanyutnya masjid tersebut karena abrasi akibat hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir. Juga, ditambah arus sungai Grindulu yang deras sehingga tali pancang masjid tidak mampu menahannya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan Masjid Terapung tidak mengalami kerusakan yang berarti.

Tags: Kabupaten PacitanMasjid Terapung PacitanPantai Pancerdoorwisata religi
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Ilustrasi kecelakaan motor. (Ilustrasi: Gigih Mazda/Tugu Jatim)

Kecelakaan Motor di Ngantang Malang, Pelajar 18 Tahun Tewas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID