• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Museum Rumah Sakit Jiwa Lawang. (Foto: IG @rsjlawang/Tugu Jatim)

Rumah Sakit Jiwa Lawang. (Foto: IG @rsjlawang)

5 Fakta Wisata Edukasi Museum Rumah Sakit Jiwa Lawang, Terbanyak Pernah Rawat 4.200 Pasien

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Apa yang Anda pikirkan mendengar Museum Rumah Sakit Jiwa Lawang, Kabupaten Malang, Jatim? Anda takut atau justru tertantang ingin mengetahui apa saja benda-benda bersejarah yang ada di dalamnya? Karena itu, tak afdal rasanya jika Anda belum berkunjung ke salah satu rumah sakit tertua di Jawa itu saat bertandang ke Malang.

Kini Museum Rumah Sakit Jiwa Lawang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi. Karena itu, tak ada salahnya jika Anda berkunjung ke museum yang menjadi satu-satunya museum bertemakan kesehatan jiwa di Indonesia.

You might also like

Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

02/07/2026 10:42 PM
Blitar

Dekat Kantor Wali Kota Blitar, Menteri PKP Soroti Rumah Lansia Berpenghasilan Rp1 Juta di Pusat Kota

02/07/2026 10:30 PM

Dibuka sejak 2009 silam, Museum Rumah Sakit Jiwa Lawang ini menjadi bagian dari RSJ Radjiman Wediodiningrat yang telah berusia lebih dari 107 tahun. Nama RSJ ini juga dikenal sebagai RSJ Sumberporong karena terletak di Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

RSJ Lawang Pernah Rawat 4.000 Pasien

Rumah Sakit Jiwa Lawang dibangun atas dasar kebutuhan merawat orang Belanda yang mengalami gangguan jiwa. Pemerintah Hindia-Belanda lalu mengeluarkan Surat Keputusan Kerajaan Belanda No 100 tertanggal 30 Desember 1865. Hal ini dipaparkan Radite Kurniawan (2018) dalam sebuah buku berjudul Lawang Kota Kenangan.

Sebelum ada rumah sakit ini, perawatan pasien kala itu diserahkan pada Dinas Kesehatan Tentara (Militaire Gezondheis Dienst). Setelah dibangun, RSJ Lawang lalu dibuka secara resmi pada 23 Juni 1902 dengan Direktur pertama yaitu dr S. Leykes.

RSJ Lawang yang kala itu dinamai sebagai Krankzinnigengesticht te Lawang yang memiliki fasilitas 500 tempat tidur dengan kapasitas maksimal hingga 1.000 pasien. Setelah diperluas pada masa direktur ke-3, J.P.G. Hulshofftol, RSJ ini bahkan menampung 1.171 pasien gangguan jiwa pada 1909.

Pasien mayoritas merupakan orang-orang Belanda. Ada pula yang berasal dari etnis Tionghoa. Karena melampaui kapasitas, pasien bahkan ada yang dititipkan ke penjara. Pada 1941, Rumah Sakit Jiwa Lawang bahkan pernah mencatat jumlah pasien terbanyak hingga 4.200 pasien.

Sebagai bangunan Belanda, rumah sakit yang juga dikembangkan sebagai pusat penelitian otak itu juga memiliki gaya arsitektur ala Hindia-Belanda. Bentuk pintu, jendela, teralis, hingga tata ruang halaman mencerminkan bangunan Eropa. Namun soal fasilitas tak perlu diragukan lagi. Selain ruang perawatan, juga ada ruang instalasi gawat darurat, fisioterapi, dan musala.

Apa Saja Isi Museum RSJ Lawang?

Layaknya museum pada umumnya, Museum Rumah Sakit Jiwa Lawang juga menyajikan suasana masa lalu. Tak hanya tata letak ruang dan ornamen, tapi juga berbagai perabot, lukisan, foto, dan arsip yang dapat menjadi suatu bentuk edukasi untuk masyarakat.

1. Foto Kuno Para Perintis RSJ Lawang

Begitu masuk ke dalam museum, Anda akan disambut foto besar RSJ Lawang pada masa lampau. Deretan foto ini menjadi daya tarik tersendiri karena memperlihatan bagaimana kondisi RSJ saat awal berdiri hingga para tokoh yang merintis.

Beberapa foto lain yang dipajang ialah foto K.R.T. Radjiman Wediodiningrat hingga Dr Hulshoff Pol dan Mevrouw yang merupakan istri direktur RSJ kala itu. Fotonya lengkap dengan baju berenda bergaya Eropa.

2. Ruangan Dr Hulshoff Pol

Jika Anda melangkah ke bilik kanan, maka akan menjumpai ruangan Dr Hulshoff Pol yang dilengkapi perabotan gaya lama. Beberapa di antaranya seperti mesin tik dan telepon kuno.

3. Lukisan Buatan Pasien Gangguan Jiwa

Selain berbagai foto dan perlengkapan kedokteran zaman lampau, di museum ini juga dipamerkan lukisan karya pasien. Anda tak akan menyangka jika beberapa lukisan dengan aliran surealis, natural, hingga abstrak tersebut merupakan karya pasien. Bahkan, pernah ada yang diundang ke Jakarta untuk pameran lukisan.

4. Peralatan Terapi Pasien

Museum ini juga menyimpan berbagai peralatan kedokteran dan terapi yang dulu digunakan untuk merawat pasien gangguan jiwa. Beberapa di antaranya seperti alat terapi di laboratorium untuk mempelajari otak manusia.

Selain itu, juga ada peralatan hidroterapi seperti bak mandi untuk pasien berendam, straight jaket agar pasien lebih tenang, dan masih banyak lainnya.

5. Arsip-Arsip Penanganan Pasien

Di ruangan yang masih terawat dan sama persis dengan foto kuno ala Belanda saat direktur rumah sakit masih bertugas di Rumah Sakit Jiwa Lawang itu juga terdapat arsip-arsip lama. Dokumen penanganan pasien yang juga mencakup keresidenan Pasoeroean itu, semuanya berbahasa Belanda dan ditata dengan rapi.

Tags: Kabupaten Malang hari iniMuseum kesehatan jiwaMuseum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman WediodiningratMuseum Rumah Sakit Jiwa LawangPasien gangguan jiwaPengunjung wisata edukasi di RSJ LawangRSJ LawangRumah Sakit Jiwa LawangRumah Sakit Jiwa Lawang MalangWisata edukasiWisata edukasi di Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:42 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Ngatini (69), seorang nenek asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten...

Blitar

Dekat Kantor Wali Kota Blitar, Menteri PKP Soroti Rumah Lansia Berpenghasilan Rp1 Juta di Pusat Kota

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:30 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyoroti sebuah ironi di pusat Kota Blitar. Ia...

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Next Post
Kesehatan mental. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

5 Tips Jaga Kesehatan Mental untuk Generasi Milenial

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID