SIDOARJO, Tugujatim.id – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di reruntuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jatim, memasuki hari kelima. Tim SAR gabungan kembali menemukan lima korban dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Jumat (03/10/2025).
Dengan adanya temuan hari ini, menambah jumlah korban meninggal menjadi sepuluh orang.
SAR Mission Coordinator (SMC) Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengungkapkan, setiap proses evakuasi membutuhkan waktu panjang karena kondisi bangunan yang runtuh sangat padat material.
Baca Juga: Harapan Tak Padam, Keluarga Santri Menanti Penemuan Korban Ponpes Al-Khoziny di Bawah Reruntuhan
“Petugas harus menghancurkan dinding beton serta memotong besi tulangan sebelum bisa mengeluarkan jenazah yang terjepit di bawahnya,” jelas Bramantyo.
Dia melanjutkan, proses evakuasi berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Empat jenazah dievakuasi dari sektor A2 secara bertahap. Korban pertama berhasil dikeluarkan pukul 07.30 WIB, kemudian menyusul tiga lainnya hingga pukul 11.34 WIB. Sementara itu, satu korban lain ditemukan di sektor A3 sekitar pukul 14.00 WIB.
“Untuk seluruh jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur,” terangnya.
Data Terbaru Korban Tragedi Ambruknya Musala
Berdasarkan data terbaru, total korban dalam tragedi ambruknya bangunan empat lantai Ponpes Al-Khoziny mencapai 113 orang. Sebanyak 103 selamat, sementara 10 lainnya meninggal dunia. Hingga kini, tim SAR telah mengevakuasi 23 orang dari reruntuhan.
Hingga saat ini, operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan dukungan ratusan personel lintas instansi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, PMI, damkar, hingga berbagai organisasi relawan dan potensi SAR.

Diberitakan sebelumnya, suasana haru dan panik menyelimuti Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo usai bangunan musala dalam kompleks pesantren itu ambruk pada Senin sore (29/09/2025). Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sesaat setelah jemaah santri menunaikan salat Asar.
Musala yang sedang dalam tahap pembangunan lantai tiga dalam kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, itu runtuh saat proses pengecoran berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Layla Aini
Editor: Dwi Lindawati








