JEMBER, Tugujatim.id – Pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026 di Kabupaten Jember mulai dipersiapkan. Karena itu, sebanyak 522 personel gabungan dikerahkan untuk menghadapi mudik Lebaran 2026.
Guna memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas masyarakat selama masa mudik Lebaran, sebanyak 522 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan berbagai instansi terkait diterjunkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.
Baca Juga: Antisipasi Kecelakaan Mudik Lebaran, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun
Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2026” di Alun-Alun Jember, Kamis (12/03/2026). Apel itu dipimpin Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait bersama unsur forkopimda.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputro menjelaskan, Operasi Ketupat Semeru merupakan agenda tahunan yang digelar untuk mengamankan arus mudik, aktivitas masyarakat, hingga perayaan Idulfitri.

Dalam operasi tahun ini, total personel yang diterjunkan mencapai 522 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 250 personel dari polisi. Sementara sisanya, gabungan dari TNI serta instansi terkait.
Menurut Bobby, Operasi Ketupat Semeru ini akan berlangsung selama 13 hari. Nantinya, selama periode tersebut, aparat gabungan akan disiagakan di sejumlah pos pengamanan dan titik strategis yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
“Personel akan ditempatkan di berbagai pos pengamanan dan pelayanan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun beraktivitas selama Lebaran,” ujarnya.

Selain pengamanan lalu lintas, operasi ini juga mencakup pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur panjang.
Aparat akan berkoordinasi untuk memantau sejumlah lokasi yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga destinasi wisata.
Sementara itu, Bupati Jember Gus Fawait menambahkan, pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus memperkuat koordinasi untuk memastikan perayaan mudik Lebaran di Jember berlangsung aman dan kondusif. Selain itu, persiapan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
Menurut dia, meningkatnya mobilitas masyarakat saat menjelang hari raya menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan kesiapan dari berbagai pihak. Sehingga koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri perlu diperkuat dalam pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Lebaran.
Baca Juga: Jelang Idulfitri, Pemkab Jember Cairkan 1.955 Insentif Guru Ngaji
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI dan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran maupun yang melakukan perjalanan mudik,” katanya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga ketertiban selama perjalanan mudik agar situasi tetap kondusif. Dengan keterlibatan ratusan personel gabungan tersebut, pemerintah daerah berharap pelaksanaan mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Jember dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








