JEMBER, Tugujatim.id – Universitas Jember (Unej) mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) untuk menyelenggarakan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) tingkat nasional tahun 2025. Sebanyak 68 tim dari 44 perguruan tinggi se-Indonesia siap berlaga dalam ajang bergengsi ini.
Wakil Rektor III Unej Dr Fendi Setyawan menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan KMHE 2025 sebenarnya telah dimulai sejak jauh hari.
“Mulai dari perilisan pedoman pada Juli, pendaftaran dan seleksi laporan desain pada Agustus, hingga penilaian portofolio yang diumumkan pada 22 September 2025,” ungkapnya saat jumpa pers, Jumat (24/10/2025).
Baca Juga: Kampus Unej Kukuhkan 6 Guru Besar Baru, Kado Jelang Dies Natalies Ke-61
Pembukaan KMHE 2025 berlangsung pada Jumat (24/10/2025), pukul 14.30 WIB, setelah sebelumnya para delegasi yang mayoritas hadir pada 23 Oktober menjalani proses sterilisasi dan uji kendaraan.
Sementara itu, Koordinator Dewan Juri KMHE 2025 Prof Ario Sunar Baskoro mengatakan, kompetisi terbagi dalam dua kategori utama. Kategori pertama adalah Prototype yang terdiri dari kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) bensin dan MPD etanol.
Kategori kedua adalah Urban Concept dengan kelas MPD bensin dan MPD etanol. Setiap tim harus melewati delapan pos security ring untuk mendapatkan stiker technical inspection sebelum dapat mengaspal.
“Selama masih bisa diperbaiki, mereka masih bisa mengulang pengujian,” jelas guru besar dari Universitas Indonesia tersebut.
Deretan Kampus Kirimkan Timnya
Setiap tim akan mendapatkan lima kali percobaan (attempt) untuk mencatat hasil terbaik mereka. Penilaian didasarkan pada efisiensi konsumsi bahan bakar dengan satuan kilometer per liter untuk MPD dan kilometer per kilowatt-hour untuk kendaraan listrik berbaterai.
Prof Ario menyebutkan, jenis bahan bakar yang digunakan meliputi bensin atau bensin sawit, diesel biosolar, etanol 100 persen, dan baterai listrik plug-in.
“Dari event sebelumnya, capaian tertinggi untuk bensin bisa mencapai 1.000 km/liter, sementara kendaraan listrik bisa mencapai 700-800 km/kWh,” ungkapnya.
Untuk bobot kendaraan, kategori Urban Concept memiliki batas sekitar 200 kilogram. Namun, sebagian besar tim mengusahakan bobot sekitar 100 kilogram dengan menggunakan material karbon fiber yang kuat dan ringan, serta struktur aluminium.

Peserta KMHE 2025 merepresentasikan seluruh Indonesia, dari ujung barat hingga timur. Beberapa perguruan tinggi yang mengirimkan dua tim antara lain Universitas Diponegoro, UGM, UI, UNEJ, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Surabaya, ITB, dan ITS.
“Dari ujung barat ada Universitas Syiah Kuala Aceh, dari timur ada Unhas dan Udayana, serta dari Kalimantan dan Jawa,” terang Fendi Setyawan.
Setidaknya, perlombaan penuh akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu (25-26 Oktober 2025), dengan penutupan dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada Minggu malam, 26 Oktober 2025, di Gedung Auditorium UNEJ.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








