9 Orang Probable Omicron di Kota Madiun, Tracingnya Terus Dikejar

9 Orang Probable Omicron di Kota Madiun, Tracingnya Terus Dikejar

  • Bagikan
Petugas melakukan penyemprotan desinfektan pasca temuan kasus Covid-19 di BNI Cabang Madiun
Petugas melakukan penyemprotan desinfektan pasca temuan kasus Covid-19 di BNI Cabang Madiun. (Foto: Abyu Angga Nymantara)

MADIUN, Tugujatim.id – Varian omicron ditemukan dalam kasus Covid-19 klaster BNI Kantor Cabang Madiun. Hasil pemeriksaan sampel di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya menunjukkan adanya probable omicron.

Setidaknya ada 13 kasus yang kemungkinan Covid-19 varian omicron dari klaster BNI tersebut. Sembilan di antaranya dari Kota Madiun.

“Ada 13 ya, yang sembilan dari kota (Madiun). Makanya, kita kejar terus. Tracing kita masifkan biar segera ditemukan, segera kita lakukan penanganan,” kata Wali Kota Madiun, Maidi.

Hasil yang keluar memang baru sebatas pemeriksaan S Gene Target Failure (SGTF) dengan keterangan probable omicron. Sampel masih akan dilakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS).

Namun, besar kemungkinan hasilnya sama. Bahkan, ada pemeriksaan SGFT yang menunjukkan non probable omicron tetapi kemudian positif omicron dalam pemeriksaan WGS. Karenanya, 13 kasus dengan 9 dari Kota Madiun itu juga kemungkinan positif omicron.

“Prinsipnya apapun variannya, penangkalnya prokes. Selain kita kejar tracingnya, juga kita gencarkan lagi prokesnya,’’ tegas wali kota.

Wali Kota Madiun, Maidi.
Wali Kota Madiun, Maidi. (Foto: Dokumen)

Mantan Sekda Kota Madiun itu menambahkan masyarakat tidak perlu panik. Sebab, mereka yang terpapar sudah mendapatkan penanganan dan sedang menjalani isolasi. Kendati begitu, masyarakat diminta tetap waspada.

Upaya penelusuran tetap digenjarkan. Hal itu untuk mengantisipasi penularan agar tidak semakin meluas. Selain itu, gerai masker juga akan semakin dioptimalkan. Masyarakat juga akan dipantau. Patroli keliling dilakukan untuk menghalau kerumunan yang berlebihan.

“RS lapangan juga kita siapkan lagi. Memang varian omicron ini dampaknya tidak berat tetapi penyebarannya cepat. Jadi segala sesuatunya kita persiapkan,’’ tandasnya.

Berkaitan hal itu pula, Forkopimda Kota Madiun melakukan pengecekan kesiapan ruang isolasi. Sejumlah rumah sakit dikunjungi Forkopimda untuk melihat kesiapan ruangan, tenaga medis, dan fasilitas lain yang mendukung potensi ledakan kasus Covid.

Sejumlah rumah sakit yang didatangi yakni RSUD Kota Madiun (Sogaten), RSU Pemprov Jatim dr Soedono Madiun, dan fasilitas kesehatan lainnya.

  • Bagikan