• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Rombongan korban Tragedi Kanjuruhan bertolak ke Jakarta memakai 2 bus pada Rabu (16/11/2022).(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Penanganan Kasus Lamban, 50 Korban Tragedi Kanjuruhan Berangkat Cari Keadilan ke Jakarta

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pengusutan kasus yang lambat dari Polda Jatim, membuat 50 korban Tragedi Kanjuruhan akhirnya langsung berangkat ke Jakarta mencari keadilan pada Rabu malam (16/11/2022). Mereka melakukannya untuk memperjuangkan keadilan bagi 135 orang korban meninggal atas tragedi itu.

Padahal, berbagai cara telah dilakukan untuk mendesak pengusutan tuntas kasus ini. Sayangnya, kasus ini terkesan lambat. Hingga akhirnya korban Tragedi Kanjuruhan ini akan menghampiri sejumlah institusi dan lembaga negara. Dari 50 orang, 13 di antaranya keluarga korban meninggal, sisanya korban luka peristiwa 1 Oktober 2022.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Untuk institusi dan lembaga negara yang mereka tuju di antaranya Bareskrim Polri, Komisi III DPR RI, Komnas HAM, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), hingga Ombudsman RI.

Korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Para korban Tragedi Kanjuruhan naik bus ke Jakarta pada Rabu (16/11/2022).(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Memang kami tidak puas dan kecewa. Bukan tak percaya ke Polda Jatim, kami percaya pada institusi kepolisian. Tapi, masalahannya hingga saat ini belum terselesaikan di sini (Polda) sehingga kami harus ke Jakarta,” kata Vincentius Sari, salah satu orang tua korban meninggal Tragedi Kanjuruhan.

Dia menilai, pengusutan Tragedi Kanjuruhan harusnya dilakukan langsung oleh Mabes Polri, bukan Polda Jatim.

“Apabila penanganannya di (Polda) Jawa Timur saja, saya rasa kurang relevan,” imbuhnya.

Dia mengaku tak mendapati keberadaan wujud keadilan bagi 135 korban jiwa dari Polda Jatim. Sementara sejauh ini hanya ada 6 tersangka. Itu pun ditetapkan oleh Kapolri beberapa hari setelah tragedi, yakni pada 6 Oktober 2022.

“Kami berharap keadilan yang seadil-adilnya. Apa hak yang perlu didapatkan oleh korban, harus didapatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Hukum dari Tim Gabungan Aremania (TGA) Ahmad Agus Muin mengatakan, pemberangkatan rombongan itu sempat terkendala. Jadwal keberangkatan pukul 15.00 WIB harus molor beberapa jam karena bus tak kunjung datang.

Muin bahkan menduga ada upaya dari pihak lain yang ingin menggagalkan 50 korban Tragedi Kanjuruhan itu berangkat ke Jakarta.

“Memang busnya sempat sulit datang, mungkin ada pihak yang ingin mengintimidasi atau mengintervensi,” ucapnya.

Korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Rombongan berangkat ke Jakarta pada Rabu (16/11/2022).(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Tak hanya itu, Muin juga menyebutkan, ada anggota dari Polda Jatim tak berseragam mendatangi Posko TGA sebelum rombongan berangkat. Dia menyebutkan, mereka sempat memberi saran agar laporan Tragedi Kanjuruhan dilakukan di Polda Jatim saja.

“Sempat ada anggota dari polda yang datang memberikan saran bahwa proses pelaporannya dilakukan di Polda Jatim saja,” katanya.

Muin menjelaskan, 50 korban Tragedi Kanjuruhan memang akan melapor ke Bareskrim Mabes Polri. Mereka menuntut penambahan pasal pembunuhan hingga pasal tindak kekerasan terhadap anak dalam kasus itu.

“Jadi laporan paling utama soal kekerasan terhadap anak. Di mana banyak korban anak di bawah umur dalam peristiwa ini,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, pihaknya akan menyampaikan pandangan terhadap pihak-pihak yang tak tersentuh hukum. Mulai mantan Kapolda Jatim, mantan Kapolres Malang, dan eksekutor gas air mata hingga PSSI.

“Penetapan 6 tersangka oleh kepolisian belum mencerminkan nilai keadilan dari 135 nyawa,” ujarnya.

 

Tags: Aremania jadi korban tragedi KanjuruhanArtikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita korban tragedi KanjuruhanBerita Kota Malang hari iniBerita update tragedi Stadion Kanjuruhankorban tragedi kanjuruhanKorban Tragedi Kanjuruhan berangkat ke JakartaKota Malang hari iniPolda Jatim
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
kafe di pasuruan tugu jatim

7 Rekomendasi Kafe di Pasuruan dengan Pemandangan Alam Apik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID