• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kader Barikade Gus Dur saat mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Kota Malang. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)

Kader Barikade Gus Dur saat mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Kota Malang. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)

Barikade Gus Dur Kecam Pernyataan Kontroversial Rachlan Nashidik

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Baru-baru ini, kader Partai Demokrat yakni Rachlan Nashidik melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebutkan bahwa makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dibiayai oleh negara. Hal itu rupanya memancing keresahan sejumlah kelompok. Salah satunya datang dari DPC Barisan Kader Gus Dur (Barikade).

Mereka merasa keberatan atas pernyataan itu dan menyangkal bahwa ini tidaklah benar. Ketua DPC Barikade Gus Dur Kota Malang Dersi Hariono menerangkan bahwa pihaknya juga sudah mendapat konfirmasi dari Yenny Wahid, anak Gus Dur.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Yang Rachland Nashidik sampaikan bahwa makam Gus Dur dibiayai oleh negara, itu tidaklah benar. Kami juga sudah mendapat konfirmasi dari Bu Yeni Wahid bahwa makam Gus Dur dibangun oleh swadaya keluarga Gus Dur sendiri,” jelasnya saat dihubungi Minggu (21/02/2021).

Dersi menegaskan, yang Rachlan maksud dibangun oleh negara itu lebih tepatnya adalah fasilitas umum seperti tempat transit, terminal, dan museum Nusantara yang memang dibangun oleh anggaran daerah.

“Jadi, jangan sampai permasalahan museum SBY di Pacitan itu, kok jadi menyebut-nyebut permasalahan Gus Dur. Sejarah mencatat bahwa dulu rezim SBY ini memisahkan Gus Dur dari induk PKB. Nah, sekarang diulang lagi oleh kadernya. Apa sih yang diinginkan oleh teman-teman Demokrat,” tegasnya.

Kader Barikade Gus Dur yang tak menerima pernyataan kader Partai Demokrat soal makam Gus Dur. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)
Kader Barikade Gus Dur yang tak menerima pernyataan kader Partai Demokrat soal makam Gus Dur. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)

Terus terang, Dersi mengatakan, jika hal itu terus berlarut, bukan tidak mungkin justru kader Demokrat telah membangkitkan rasa sakit hati dan kemarahan pada 7 tahun yang lalu. Seharusnya sebagai rakyat berbangsa dan bernegara yang baik menciptakan suasana kondusif.

Lebih jauh, pihak Barikade mengeluarkan maklumat 3 poin tuntutan kepada jajaran kader Partai Demokrat. Pertama, menuntut seluruh kader Partai Demokrat untuk mengusut oknum dari kader Partai Demokrat yang telah menghina guru kami.

Kedua, menuntut jajaran pengurus, mulai dari pusat sampai daerah, untuk membuat sikap klarifikasi atas pernyataan tersebut untuk menghindari gesekan di tingkat grassroot serta menertibkan kader Partai Demokrat supaya tidak membuat pernyataan yang kontroversial yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan dalam berbangsa dan bernegara.

Ketiga, menuntut untuk mencabut pernyataan yang kontroversial tersebut secara terbuka, baik lisan maupun tulisan, dari Rachland Nashidik.

Terpisah, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Malang Adi Sancoko mengaku juga telah menerima surat tuntutan dari barisan kader Gus Dur. Dalam waktu cepat, pihaknya akan menyampaikan surat ini ke tingkat DPP Partai Demokrat.

“Namun, kami tidak bisa memberi putusan final pada semuanya. Semua ini ada prosedur tataran mekanisme dalam penanganan masalah nasional,” jawabnya. (azm/ln)

Tags: Barikade Gus DurkontroversialMakam Gus DurPartai Demokratpernyataan kontroversipkb
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Gerakan Tuban Menulis (GTM) menggelar melek literasi di kalangan pemuda-pemudi di Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Gerakan Tuban Menulis Ajak Sehat Literasi di Kalangan Pemuda-pemudi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID