• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kader Barikade Gus Dur saat mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Kota Malang. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)

Kader Barikade Gus Dur saat mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Kota Malang. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)

Barikade Gus Dur Kecam Pernyataan Kontroversial Rachlan Nashidik

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Baru-baru ini, kader Partai Demokrat yakni Rachlan Nashidik melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebutkan bahwa makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dibiayai oleh negara. Hal itu rupanya memancing keresahan sejumlah kelompok. Salah satunya datang dari DPC Barisan Kader Gus Dur (Barikade).

Mereka merasa keberatan atas pernyataan itu dan menyangkal bahwa ini tidaklah benar. Ketua DPC Barikade Gus Dur Kota Malang Dersi Hariono menerangkan bahwa pihaknya juga sudah mendapat konfirmasi dari Yenny Wahid, anak Gus Dur.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Yang Rachland Nashidik sampaikan bahwa makam Gus Dur dibiayai oleh negara, itu tidaklah benar. Kami juga sudah mendapat konfirmasi dari Bu Yeni Wahid bahwa makam Gus Dur dibangun oleh swadaya keluarga Gus Dur sendiri,” jelasnya saat dihubungi Minggu (21/02/2021).

Dersi menegaskan, yang Rachlan maksud dibangun oleh negara itu lebih tepatnya adalah fasilitas umum seperti tempat transit, terminal, dan museum Nusantara yang memang dibangun oleh anggaran daerah.

“Jadi, jangan sampai permasalahan museum SBY di Pacitan itu, kok jadi menyebut-nyebut permasalahan Gus Dur. Sejarah mencatat bahwa dulu rezim SBY ini memisahkan Gus Dur dari induk PKB. Nah, sekarang diulang lagi oleh kadernya. Apa sih yang diinginkan oleh teman-teman Demokrat,” tegasnya.

Kader Barikade Gus Dur yang tak menerima pernyataan kader Partai Demokrat soal makam Gus Dur. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)
Kader Barikade Gus Dur yang tak menerima pernyataan kader Partai Demokrat soal makam Gus Dur. (Foto: Barikade Gus Dur/Tugu Jatim)

Terus terang, Dersi mengatakan, jika hal itu terus berlarut, bukan tidak mungkin justru kader Demokrat telah membangkitkan rasa sakit hati dan kemarahan pada 7 tahun yang lalu. Seharusnya sebagai rakyat berbangsa dan bernegara yang baik menciptakan suasana kondusif.

Lebih jauh, pihak Barikade mengeluarkan maklumat 3 poin tuntutan kepada jajaran kader Partai Demokrat. Pertama, menuntut seluruh kader Partai Demokrat untuk mengusut oknum dari kader Partai Demokrat yang telah menghina guru kami.

Kedua, menuntut jajaran pengurus, mulai dari pusat sampai daerah, untuk membuat sikap klarifikasi atas pernyataan tersebut untuk menghindari gesekan di tingkat grassroot serta menertibkan kader Partai Demokrat supaya tidak membuat pernyataan yang kontroversial yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan dalam berbangsa dan bernegara.

Ketiga, menuntut untuk mencabut pernyataan yang kontroversial tersebut secara terbuka, baik lisan maupun tulisan, dari Rachland Nashidik.

Terpisah, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Malang Adi Sancoko mengaku juga telah menerima surat tuntutan dari barisan kader Gus Dur. Dalam waktu cepat, pihaknya akan menyampaikan surat ini ke tingkat DPP Partai Demokrat.

“Namun, kami tidak bisa memberi putusan final pada semuanya. Semua ini ada prosedur tataran mekanisme dalam penanganan masalah nasional,” jawabnya. (azm/ln)

Tags: Barikade Gus DurkontroversialMakam Gus DurPartai Demokratpernyataan kontroversipkb
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Gerakan Tuban Menulis (GTM) menggelar melek literasi di kalangan pemuda-pemudi di Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Gerakan Tuban Menulis Ajak Sehat Literasi di Kalangan Pemuda-pemudi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID