• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gerakan Tuban Menulis (GTM) menggelar melek literasi di kalangan pemuda-pemudi di Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Gerakan Tuban Menulis (GTM) menggelar melek literasi di kalangan pemuda-pemudi di Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Gerakan Tuban Menulis Ajak Sehat Literasi di Kalangan Pemuda-pemudi

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Gerakan Tuban Menulis (GTM) terus membumikan literasi. Terbukti, puluhan pegiat literasi di Bumi Wali ini hadir untuk mengampenyakan virus minat menulis di kalangan pemuda-pemudi.

Kegiatan ini tetap terlaksana semarak dan khidmat meski di tengah pandemi Covid-19 di salah satu rumah makan di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jatim, Minggu (21/02/2021).

You might also like

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

17/06/2026 9:47 PM
Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

17/06/2026 7:36 PM

Kepala Suku GTM Mutholibin mengatakan, ini adalah amanah dari pendiri bangsa untuk menjaga agar manusia tetap sehat pikirannya.

“Jadi, jati diri kemanusiaan itu semakin luntur. Karena itu, tujuan kami untuk mengembalikan kemanusiaan dengan cara mengampanyekan berdialog dan berdiskusi untuk menjaga agar tetap sehat pikirannya,” ujarnya.

Bung Bin-sapaannya akrabnya- menambahkan, jika membaca postingan di media sosial (medsos) tentang hal negatif seperti ponografi hingga pencurian atau pelecehan seksual anak, maka itu akan menarik warganet untuk berkomentar hingga ribuan orang.

“Apakah itu sehat pikirannya? Maka dengan forum ini kami menjaga kesehatan dalam berpikir,” jelasnya lagi.

Mengapa buku menjadi penting karena di masa depan pasti akan dikuasai robot. Dalam artian, bukan hanya ada robot mesin saja, tapi manusia akan berpolah seperti robot.

“Maka dengan tulisan yang diarsipkan oleh teman-teman penulis apalagi dicetak, ini ke depannya menjadi barang yang langka,” katanya.

Setelah itu keenam narasumber penulis buku secara bergantian memaparkan tulisan-tulisannya. Mereka adalah Muhammad Nuchid dengan bukunya (Kitab Al-Guyonan), Uswatun Khasanah (penulis buku best seller-nya NKRI Perpektif KH Marzuki), Marzuki (santri Pondok Tanggir), Sugiyanto (pendiri Taman Baca Lirih Huruf), Lukman Hakim Andai (santri Pondok Tanggir), dan 6 Kang Arif (santri Permanent).

Muhammad Nuchid, penulis buku Kitab Al-Guyonan yang bukunya dicetak di Elex Media Komputindo ini saat menjabarkan tulisannya mengatakan, menulis adalah salah satu untuk mengekspresikan isi pikiran.

“Mengekspresikan isi pikiran itu salah satunya dengan menulis, meski ada beragam ekspresi menyalurkannya,” ujarnya.

Sementara untuk bukunya ini berisikan guyonan, tapi isinya tentang keagamaan yang dikemas dengan ringan. (Mochamad Abdurrochim/ln)

Tags: Gerakan Tuban MenulisGTMGTM TubanliterasimembacamenulisTuban
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

Next Post
Ilustrasi adol dawet/https://youtu.be/5bfppI04ces

Adol Dawet dalam Pernikahan Adat Jawa, Artinya Apa ya...?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID